background img

DUKUNG PERTUMBUHAN EKONOMI DESA LEWAT PERTASHOP

4 weeks ago written by

KPFM BALIKPAPAN – PT Pertamina Patra Niaga Sub Holding Commercial dan Trading Regional Kalimantan menghadirkan pertashop sebagai upaya memajukan pertumbuhan ekonomi di berbagai wilayah, khususnya di pedesaan.

Area Manager Communication, Relation dan CSR PT Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan Susanto August Satria mengatakan, melalui program ini Pertamina siap meningkatkan pelayanan sebagai salah satu agen pembangun negara. Sejauh ini, sebanyak 229 outlet pertashop telah berhasil beroperasi di Pulau Kalimantan.

“Saat ini Pertamina terus berusaha menggandeng berbagai instansi seperti Kemendagri, Kementerian BUMN, Kementerian Desa, PDT dan transmigrasi, serta Masyarakat Ekonomi Syariah untuk mempercepat realisasi program pertashop sehingga dapat mempermudah masyarakat untuk mendapatkan kebutuhan energi,” kata Satria dalam siaran persnya, Kamis (4/11).

Selain mempermudah akses bahan bakar berkualitas bagi masyarakat, Pertashop turut berkontribusi dalam mengurangi angka pengangguran yang cukup tinggi pasca masa pandemi Covid-19 ini.

Tidak kurang dari 500 orang tercatat memperoleh mata pencaharian baru sebagai petugas Pertashop di seluruh Kalimantan. “Pertashop diharapkan dapat mempermudah akses energi bagi masyarakat dan mampu menggerakan perekonomian hingga ketingkat desa,” ujarnya.

Satria menjelaskan, program pertashop menjadi salah satu yang sangat digemari masyarakat Kalimantan. “Terbukti pada tahun 2020 pertashop berhasil menyalurkan 1.363 Kiloliter BBM berkualitas pertamax dan di tahun 2021 penyaluran pertashop mengalami peningkatan tajam, yakni mencapai 15.717 kiloliter,” ungkapnya.

Sales Area Manager Kalimantan Timur dan Utara Gusti Anggara menambahkan, saat ini terdapat 48 unit outlet pertashop yang sudah beroperasi dan tersebar di seluruh wilayah Kalimantan Timur. Konsumsinya pun mengalami peningkatan.
“Hingga Oktober 2021 terjadi peningkatan konsumsi hingga 467 persen bila dibandingkan dengan tahun sebelumnya. Tepatnya konsumsi naik dari 267 kiloliter menjadi 1.514 kiloliter di tahun ini,” ucapnya.

Gusti mengapresiasi kepada seluruh konsumen BBM berkualitas Pertamina, khususnya pelanggan setia produk Pertamax di outlet pertashop.

“BBM berkualitas Pertamax memiliki oktan tinggi, sehingga selain menjaga performa mesin, juga dapat mengurangi pencemaran udara. Hal ini tentunya berdampak positif dalam menjaga lingkungan khususnya pulau Kalimantan,” tandasnya.

Fredy Janu/Kpfm

Article Categories:
News

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *