background img

DUA SPEED SEWAAN PULUHAN WNA TERBALIK

2 months ago written by

KPFM BALIKPAPAN – Penyebab terombang-ambingnya puluhan WNA dan tiga WNI di Perairan Teluk Balikpapan pada Selasa (2/3) malam sekira pukul 22.45 Wita akhirnya diketahui.

Di mana dua dari tiga speed boat yang mereka sewa menuju Kota Balikpapan terbalik akibat cuaca buruk.

Hal itu disampaikan Kasi Ops Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Balikpapan Octavianto saat diwawancarai awak media di Pelabuhan Semayang Balikpapan, Rabu (3/3) pagi.

Octavianto menjelaskan, kejadian bermula saat 20 WNA tersebut bertolak dari kapal mereka MV Eurydiki menggunakan speed boat sewaan untuk menuju ke Balikpapan sekitar pukul 22.00 Wita.

Namun dalam perjalanan, dua dari tiga speed boat mereka mengalami kecelakaan di wilayah Bouy 0 atau sejauh 13 NM dari Balikpapan. Itu menurut informasi dari VTS/srop Balikpapan yang menerima info awal terjadinya laka tersebut melalui radio oleh MV Manalagasia dan TB Mulia 7.

“Ada 20 WNA menggunakan tiga speed boat dengan tiga motoris WNI. Satu speed membawa barang dan dua bawa 20 WNA. Nah, dua speed yang membawa WNA itu yang terbalik akibat cuaca buruk. Sedangkan speed yang muat barang selamat,” kata Octavianto.

Akibat kejadian tersebut, seluruh WNA yang belakangan diketahui asal Ukraine dan tiga WNI sempat terombang-ambing di Perairan Teluk Balikpapan. Beruntung ada dua kapal yang selamatkan. “Seluruh korban berhasil diselamatkan oleh kapal yang terdekat dengan lokasi kejadian,” ungkapnya.

Selanjutnya para korban dievakuasi ke Balikpapan untuk mendapat penanganan medis. Namun, baru sembilan korban yang berhasil dievakuasi pada Rabu (3/3) dini hari. 14 korban lainnya tertunda karena cuaca tidak bersahabat.

“Yang 14 ini baru dilakulan pagi ini. Tiba di Balikpapan sekitar pukul 11.00 Wita. Kemudian langsung mendapat penanganan medis,” ucapnya.

Ditanya soal tujuan WNA tersebut ke Balikpapan, Octavianto menuturkan jika mereka hendak melaksanakan Swab Test PCR untuk keperluan keberangkatan dari Balikpapan dengan menggunakan pesawat tujuan Jakarta.

“Mereka mau Swab untuk keperluan keberangkatan. Nantinya mereka ke Jakarta dulu, baru kemudian mendapatkan send out dari pihak Imigrasi Ke negara mereka masing-masing dari Jakarta,” tandasnya.

Fredy Janu/Kpfm

Article Categories:
News

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *