background img

DUA RUMAH TAHFIDZ DITUTUP

3 months ago written by

KPFM BALIKPAPAN – Satgas Penanganan Covid-19 Kota Balikpapan bersama Kementerian Agama (Kemenag) Balikpapan menutup sementara dua rumah tahfidz yang ada di wilayah Kota Balikpapan, Selasa (16/2).

Hal itu disampaikan Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Kota Balikpapan Rizal Effendi saat penyampaian update terbaru kasus harian Covid-19 di halaman Pemkot Balikpapan.

“Hari ini Satgas bersama Kemenag menutup sementara dua rumah tahfidz. Satu di Balikpapan Selatan dan satu lagi di Balikpapan Timur,” kata Rizal.

Penutupun, lanjut Wali Kota Balikpapan itu, dikarena ada santrinya yang positif terpapar Covid-19. Sebagian besar dengan riwayat Orang Tanpa Gejala (OTG).

“Yang di Balikpapan Selatan ada 22 santri positif dan di Timur ada tiga santri. Jadi cukup banyak, sehingga kita lakukan penutupan dan tracking kontak erat,” ungkapnya.

Untuk para santri yang terpapar tersebut saat ini ada sebagian yang menjalani isolasi di rumah tahfidz dan ada juga yang kembali ke rumah orang tuanya masing-masing.

“Yang beralamat di Balikpapan kembali ke rumah untuk isolasi. Sementara yang dari luar daerah tetap isolasi mandiri di rumah tahfidz itu,” ucapnya.

Aktivitas dua rumah tahfidz tersebut setelah ditelusuri ternyata tidak memiliki izin. Untuk itu, Rizal menyebut akan berkoordinasi dengan Kemenag perihal tindaklanjutnya. Termasuk aktivitas di pesantren dan sejenisnya yang tidak memiliki izin.

“Ini menjadi catatan juga karena baru diketahui bahwa mereka tidak ada izinnya. Kami akan koordinasi lagi dengan Kemenag terkait hal ini. Harusnya setiap kegiatan yang mengumpulkan massa itu ada izinnya,” ucap Rizal.

Fredy Janu/Kpfm

Article Categories:
News

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *