background img

DUA DAERAH KALTIM, MASUK KABUPATEN KOTA KREATIF

2 months ago written by

KPFM BALIKPAPAN – Ada empat kota di Indonesia yang masuk dalam UNESCO Creative Cities Network (UCCN) sampai tahun 2022. UCCN sendiri merupakan program UNESCO yang dibentuk pada tahun 2004. Dengan tujuan untuk mempromosikan kerja sama di antara kota-kota dunia yang mengidentifikasi kreativitas sebagai faktor strategis untuk pembangunan kota yang berkelanjutan.

Empat kota di Indonesia yang masuk dalam jaringan UCCN tersebut di antaranya adalah Pekalongan, sejak tahun 2014. Kota yang berada di wilayah Provinsi Jawa Tengah ini terkenal dengan sebutan Kota Batik. Kemudian, ada Kota Bandung (Jawa Barat) yang masuk menjadi bagian dari UCCN sejak tahun 2015. Kota Paris van Java ini dikenal sebagai pusat kreativitas dan wirausaha yang inovatif.

Bahkan 56 persen kegiatan perekonomian kota, bersumber dari fashion, desain grafis dan media digital.

Menyusul, pada tahun 2019 Kota Ambon juga menyusul sebagai Jaringan Kota Kreatif UNESCO. Ibu Kota Provinsi Maluku ini terkenal sebagai kota kreatif dengan subsektor musik. Tak kurang dari 90 persen penduduknya, dapat bernyanyi dengan baik.

Terbaru, pada tahun 2021 Jakarta juga ditetapkan menjadi kota kreatif dunia di bawah UNESCO.

Dengan sebutan rumah bagi industri kreatif Indonesia, yang memiliki 16 subsektor ekonomi kreatif yang tumbuh subur.

Sementara itu, Indonesia juga memiliki Daftar Kabupaten/Kota Kreatif (KaTa Kreatif) yang ditetapkan oleh Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraft). Sebagai upaya untuk mengembangkan potensi ekonomi kreatif di Indonesia.

Pada tahun 2019 telah ditetapkan 10 kabupaten/kota kreatif masing-masing. Di antaranya adalah Kabupaten Majalengka (Jawa Barat), Kota Malang (Jawa Timur), Kabupaten Kutai Kertanegara (Kalimantan Timur), Kota Palembang (Sumatera Selatan), Kabupaten Rembang (Jawa Tengah), Kota Surakarta (Jawa Tengah), Kota Semarang (Jawa Tengah), Kabupaten Gianyar (Bali), Kota Denpasar (Bali) dan Kota Balikpapan (Kalimantan Timur).

Kemudian pada tahun 2021 ditetapkan 11 kota lagi, sehingga total ada 21 kabupaten/kota. Yakni Kota Ambon (Maluku), Kota Banda Aceh (Provinsi Aceh), Kabupaten Banjarnegara (Jawa Tengah), Kota Salatiga (Jawa Tengah), Kabupaten Tanah Datar (Sumatera Barat), Kabupaten Wakatobi (Sulawesi Tenggara), Kabupaten Wonosobo (Jawa Tengah), Kota Bandung (Jawa Barat), Kota Cimahi (Jawa Barat), Kabupaten Karanganyar (Jawa Tengah) dan Kota Pekalongan (Jawa Tengah).

“Bangga kita orang Kaltim, ada dua daerah di kabupaten/kota kita yang masuk sebagai KaTa Kreatif, dari 10 kabupaten/kota yang ada,” ungkap Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kadiskominfo) Kaltim, Muhammad Faisal, Kamis (22/9/2022).

Kabupaten Kutai Kertanegara masuk sebagai kabupaten/kota kreatif dengan kategori subsektor unggulan di bidang seni pertunjukan. Sedangkan Balikpapan dengan unggulan subsektor aplikasi dan gim.

Faisal berharap dalam waktu dekat, Kota Samarinda yang tengah mempersiapkan diri untuk masuk dalam daftar KaTa Kreatif di Indonesia juga bisa segera menyusul.

“Jika lolos, hebatlah untuk provinsi di luar Jawa, 30 persen kabupaten/kota kita adalah kreatif!,” harap Faisal. (adv)

Article Categories:
News

Leave a Comment

Your email address will not be published.