background img

DUA ABG DIAMANKAN

1 year ago written by

KPFM BALIKPAPAN – Aksi unjuk rasa penolakan Undang-Undang Cipta Kerja jilid lll di depan Gedung DPRD Balikpapan, Kamis (15/10) diduga hendak disusupi oleh sejumlah oknum.

Hal itu diketahui setelah aparat kepolisian mengamankan sedikitnya dua orang Anak Baru Gede (ABG) yang identitasnya belum diketahui.

Kasat Reskrim Polresta Balikpapan, Kompol Agus Arif Wijayanto membenarkan hal tersebut. Ia menegaskan dua ABG yang diamankan berstatus pelajar dan pengangguran.

“Benar, tadi didapati dua orang yang mencurigakan.

Sehingga kita amankan di Polresta. Dan setelah kita periksa yang satu masih status pelajar dan satu lagi pengangguran. Usia ke duanya di bawah 20 tahun,” kata Kompol Agus yang ditemui di lokasi aksi.

Yang berstatus pengangguran, lanjut Kompol Agus, saat diamankan yang bersangkutan menggunakan almamater dari salah satu universitas di Kota Samarinda.

“Ya, salah satu dari mereka yang tidak bekerja ini menggunkan almamater salah satu universitas di Samarinda,” ujarnya.

Saat ini, petugas kepolisian masih mendalami terkait asal-usul dari ke dua ABG tersebut. Termasuk darimana mendapatkan almamater yang digunakan.

“Keduanya masih dilakukan pendalaman oleh Sat Reskrim Polresta Balikpapan. Asal-usulnya, termasuk darimana mendapatkan almamater yang digunakan,” ungkapnya.

Belum diketahui juga motif keduanya ikut turun dalam aksi unjuk rasa.

“Belum diketahui. Yang jelas tujuan mereka untuk ikut demo. Karena ada spanduk yang mereka pegang, serta kertas karton yang disertai tulisan,” ucapnya.

Fredy Janu/Kpfm

Article Categories:
News

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *