background img

DPRD MINTA MASYARAKAT DUKUNG VAKSINASI

2 months ago written by

KPFM BALIKPAPAN – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Balikpapan siap mendukung upaya pemerintah untuk menyukseskan pelaksanaan program vaksinasi Covid-19, yang dijadwalkan mulai dilaksanakan pada pertengahan Januari ini.

“Kami minta masyarakat jangan takut vaksin. Tentunya vaksin ini merupakan bagian dari upaya pencegahan Covid-19 merebak di Indonesia. Maka perlu dukungan dari masyarakat juga,” kata anggota DPRD Balikpapan Budiono Sastro Prawiro kepada wartawan, Kamis (7/1).

Ia mengatakan, DPRD Kota Balikpapan siap memberikan dukungan penuh kepada pemerintah dalam program vaksinasi Covid-19 yang mulai dikirimkan ke berbagai daerah termasuk Kota Balikpapan, karena upaya vaksinasi menjadi solusi yang dilakukan dalam mengatasi masalah penyebaran Covid-19 yang sudah memberikan dampak cukup besar terhadap kondisi perekonomian secara nasional.

Ia mengatakan, sejumlah sektor cukup terdampak akibat pandemi Covid-19, terutama sektor ekonomi dan pendidikan yang membuat pergerakan masyarakat menjadi serba terbatas. Sehingga dalam upaya menghidupkan kembali denyut perekonomian diperlukan kesadaran masyarakat mendukung upaya vaksinasi yang dilakukan pemerintah.

Meski demikian, menurut Budiono, proses vaksinasi tidak secara langsung dilakukan kepada seluruh masyarakat. Sebab pemerintah sudah membuat skala prioritas terhadap penerima vaksin yakni tenaga kesehatan, petugas layanan publik dan TNI/Polri.

“Semua pada dasarnya dalam setahun ke depan di akhir 2021 diharapkan selesai vaksinasi. Tapi sudah ada penetapan prioritas dari pemerintah bagi penerima bantuan vaksin. Intinya kelompok tenaga kesehatan terlebih dahulu karena mereka garda terdepan penanganan Covid-19,” tuturnya.

Budiono berharap masyarakat umum tidak takut untuk mengikuti program vaksinasi Covid-19 yang dipersiapkan pemerintah. Di tengah kondisi peningkatan kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Balikpapan yang mengakibatkan penundaan pembukaan kegiatan pembelajaran secara tatap muka di sekolah.

“Kami berharap masyarakat jangan takut. Presiden nanti juga akan menjalani vaksinasi. Ini bagian pencegahan karena belum ada obat. Karena kekebalan kita belum mampu melawan maka di situ perlunya vaksinasi,” tambahnya.

(MAULANA/KPFM)

Article Categories:
News

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *