background img

DPRD MINTA MASYARAKAT DUKUNG VAKSINASI COVID-19

2 months ago written by

KPFM BALIKPAPAN – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Balikpapan mendukung penuh target vaksinasi Covid-19 yang sedang digencar oleh pemerintah.

Mengingat vaksinasi Covid-19 merupakan salah satu upaya yang dilakukan untuk menghadapi pandemi Covid-19 yang telah melanda sejumlah kabupaten/kota di Indonesia sejak awal tahun 2020 lalu.

“Kami minta masyarakat jangan takut vaksin. Tentunya vaksin ini merupakan bagian dari upaya pencegahan Covid-19 merebak di Indonesia. Maka perlu dukungan dari masyarakat juga,” kata Wakil Ketua DPRD Kota Balikpapan Budiono Sastro Prawiro ketika menjadi narasumber dalam talkshow di Radio KPFM Balikpapan, Jumat (12/3).

Ia mengatakan, sejumlah sektor cukup terdampak akibat pandemi Covid-19.

Terutama sektor ekonomi dan pendidikan yang membuat pergerakan masyarakat menjadi serba terbatas.

Sehingga dalam upaya menghidupkan kembali denyut perekonomian diperlukan kesadaran masyarakat mendukung upaya vaksinasi yang dilakukan pemerintah.

Meski begitu, lanjut Budiono, proses vaksinasi tidak secara langsung dilakukan kepada seluruh masyarakat. Sebab pemerintah sudah membuat skala prioritas terhadap penerima vaksin di Indonesia. Yakni dimulai dari tenaga kesehatan, kelompok rentan penyakit disusul pejabat publik di kalangan sipil dan TNI-Polri.

“Semua pada dasarnya dalam setahun ke depan dan di akhir 2021 diharapkan selesai vaksinasi. Tapi sudah ada penetapan prioritas dari pemerintah bagi penerima bantuan vaksin.Intinya kelompok tenaga kesehatan terlebih dahulu karena mereka garda terdepan penanganan Covid-19,” tuturnya.

Budiono berharap masyarakat umum tidak takut untuk mengikuti program vaksinasi Covid-19 yang dipersiapkan pemerintah. Di tengah kondisi peningkatan kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Balikpapan yang mengakibatkan penundaan pembukaan kegiatan pembelajaran secara tatap muka di sekolah.

“Kami berharap masyarakat jangan takut. Presiden nanti juga akan yang pertama menjalani vaksinasi. Ini bagian pencegahan karena belum ada obatnya. Karena kekebalan tubuh kita belum mampu melawan, maka di situ perlunya vaksinasi,” tambahnya.

(MAULANA/ KPFM)

Article Categories:
News

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *