background img

DPRD BAKAL PANGGIL KONTRAKTOR DAS AMPAL

3 weeks ago written by

KPFM BALIKPAPAN – DPRD Kota Balikpapan berencana menggelar rapat dengar pendapat (RDP) untuk menindaklanjuti masalah proyek DAS Ampal.

Dari hasil temuan sidak Komisi III DPRD Kota Balikpapan, Selasa (15/11), dengan anggaran senilai kurang lebih Rp 143 miliar yang mestinya di lapangan harus sudah selesai 10 persen. Ternyata baru 0,9 persen.
Selain dinilai lamban, pengerjaan proyek tersebut terkesan tidak memperhatikan faktor keselamatan atau safety.

Seperti contohnya, di tanjakan di depan Global Sport hanya sebagian yang tertutup seng, dan sebagian lagi hanya berbatasan dengan traffic cone yang dibatasi oleh tali.

Di dalamnya, terdapat material seperti besi dan sebagainya. Lokasi itu tepat di arah menurun yang juga rentan terjadi laka lantas tentunya sangat berbahaya.

Anggota Komisi III DPRD Balikpapan Fadlian Noor menilai pekerjaan drainase itu tidak efektif. Menurutnya, sejatinya pekerja proyek itu harus fokus dulu satu titik tidak langsung dikerjakan di dua titik.

“Ini dibagi dua pekerjaan alatnya dibawa kesana kemari. Ini barang sudah ada, kenapa gak panggil mobil derek untuk pasang. Proyek anggaran Rp 135 miliar masa nyewa kren aja gak sanggup,” katanya kepada wartawan, Rabu (16/11)

Ia menilai pelaksanaan pekerjaan yang dilakukan oleh pihak kontraktor terkesan tidak efektif dan hanya menggugurkan kewajiban saja, yang hasil akhirnya nihil.

“Minggu depan akan memanggil pihak kontraktor beserta konsultannya. Termasuk PU dan Konsultan pengawas nanti untuk Rapat Dengar Pendapat (RDP),” pungkasnya.

(MAULANA/KPFM)

Article Categories:
News

Leave a Comment

Your email address will not be published.