background img

DIBURU MASYARAKAT, SINOPHARM KOSONG

2 months ago written by

KPFM BALIKPAPAN — Stok vaksin jenis sinopharm di Kota Balikpapan sedang kosong. Saat ini Dinas Kesehatan Kota (DKK) Balikpapan masih menunggu kiriman dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes).

Kepala DKK Balikpapan Andi Sri Juliarty mengatakan, kekosongan sinopharm dikarenakan diburu masyarakat. Mereka dari program vaksin gotong royong untuk dosis ketiga atau booster.

“Untuk saat ini permintaan vaksinasi booster lebih mendominasi. Terutama untuk pekerja pelayan publik yang sudah mencapai 39 persen,” kata wanita yang akrab disapa Dio itu, Senin malam (4/4).

Tingginya peminat booster terjadi sejak Presiden mengumumkan kelonggaran bagi pelaku perjalanan, dan panduan protokol kesehatan Ramadan dan Idul Fitri 1443 Hijriah.

Mudik diperbolehkan tanpa melakukan tes Covid-19 baik PCR dan antigen. Dengan syarat wajib vaksin booster. Sedangkan bagi masyarakat yang baru menjalani vaksin pertama wajib tes PCR dan antigen bagi masyarakat yang baru menjalani vaksinasi dosis kedua.

“Sejak Presiden menyampaikan siaran pers bahwa mudik diperbolehkan, tapi dengan syarat melengkapi vaksinasi, terjadi lonjakan hingga 100 persen. Permintaan dosis tiga itu sampai dua ribu peserta bahkan lebih,” ungkap Dio.

Jubir Satgas Penanganan Covid-19 Kota Balikpapan itu mengapresiasi atas antusias masyarakat yang cukup tinggi. Karena dengan booster maka mampu melindungi kesehatan termasuk selama mudik.

“Apalagi bersilaturahmi orang banyak di kampung halaman. Dan lebih mudah lagi saat kembali tidak perlu repot mencari tempat untuk PCR maupun antigen. Cukup menunjukan setifikat booster atau vaksin tiga,” ucapnya.

Fredy Janu/Kpfm

Article Categories:
News

Leave a Comment

Your email address will not be published.