background img

DIBEKUK SETELAH 7 BULAN CURI MOTOR

3 weeks ago written by

KPFM BALIKPAPAN – Aksi kejahatan pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang dilakukan dua sekawan berinisial AS (34) dan BA (24) berakhir sudah.

Rabu, 1 Agustus 2021 lalu, keduanya berhasil dibekuk oleh jajaran Satreskrim Polresta Balikpapan setelah kurang lebih tujuh bulan beraksi.

Kasat Reskrim Polresta Balikpapan Kompol Rengga Puspo Saputro mengatakan, kedua pelaku sudah pernah di penjara. AS diketahui merupakan residivis kasus curanmor, sedangkan BA merupakan residivis senjata tajam.

Setelah bebas dari hukuman, keduanya kembali berulah sejak Februari-Agustus 2021. Selama periode tersebut mereka berhasil menggasak sedikitnya lima unit kendaraan roda dua.

Aksi terakhirnya di salah satu rumah kos di kawasan Gang Sekolahan, Kelurahan Gunung Sari Ulu, akhir Agustus lalu. Mereka berhasil menggondol satu unit sepeda motor warga.

“Mereka juga beraksi di tempat lain. Dari pengakuannya sudah beraksi sejak Februari sampai Agustus kemarin. Total di Balikpapan ada lima TKP, kebanyakan di kawasan Balikpapan Barat dan Utara,” kata Rengga saat pers rilis, Kamis (2/9).

Keduanya pun berhasil dibekuk beserta lima unit motor curian. Selain dari laporan masyarakat, penangkapan dua pelaku curanmor ini, bermula dari informasi tentang adanya kendaraan yang diamankan di Kabupaten Paser.

“Ada laporan dari Kabupaten Paser, motor curian yang dititipkan di sebuah rumah. Setelah kita gali lebih dalam, dua tersangka inilah yang membawa tiga motor curian ke Paser dan menitipkan ke rumah kawannya,” ungkap Rengga.

Dalam aksinya, motor yang diincar oleh pelaku adalah yang diparkir di halaman rumah atau kos. Modusnya setelah mengamati sekitar dan memastikan aman, mereka berdua mendorong motor curian dan membawa ke tempat sepi.
“Selanjutnya mereka membongkar rumah kunci motor. Setelah motor nyala mereka bawa pergi untuk dijual. Rencananya, lima motor ini bakal dijual dengan harga Rp 3-4 juta setiap unit, tapi keburu ditangkap,” ucap Rengga.

Kini kedua tersangka harus kembali merasakan dinginnya lantai penjara. Mereka terancam dikurung maksimal tujuh tahun, karena polisi menjeratnya dengan Pasal 363 KUHP.

Fredy Janu/Kpfm

Article Categories:
News

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *