background img

DEWAN USUL PENGATURAN JAM PARKIR

3 weeks ago written by

KPFM BALIKPAPAN – Penerapan zona tolerance yang diterapkan di sepanjang Jalan Jenderal Sudirman banyak menuai protes dari warga.

Rencana penerapan aturan tersebut dinilai akan merugikan, khususnya warga yang menggantungkan penghidupan pada kegiatan berdagang di sepanjang zona tolerance.

Menanggapi hal tersebut, Wakil Ketua DPRD Kota Balikpapan Sri Hanna meminta agar rencana penerapan zero tolerance ditinjau ulang.
Menurut Sri Hana, penerapan aturan tersebut harus dilakukan dengan mempertimbangkan beberapa hal, di antaranya masalah kearifan lokal maupun sisi ekonomi dalam penerapan aturan zero tolerance ini.
“Kita ini kan mencari win solution agar bisa menemukan jalan terbaiknya dalam penerapan aturan tersebut,” kata Sri Hanna kepada wartawan, Jumat (3/4).
Salah satu usulan yang disampaikan oleh Sri Hana adalah dengan membuat pengaturan jam parkir di kawasan zero tolerance. Sehingga aktivitas ekonomi yang ada di kawasan tersebut dapat berjalan.
Hal itu dapat menjadi pertimbangan untuk memberikan peluang kepada masyarakat untuk dapat tetap menjalankan perekonomian di tengah situasi krisis ekonomi akibat pandemi Covid-19.
Termasuk membuat kantong parkir di sekitar kawasan pemukiman masyarakat yang ada di sekitar zona zero tolerance, sebagai solusi bagi masyarakat.
“Saya kira juga warga di sekitar kawasan itu khawatir dengan penerapan tersebut, karena melihat kondisi warga yang ada saat ini tidak berdaya terhadap kondisi perekonomian di tengah situasi pandemi Covid-19,” ungkapnya.

(MAULANA/KPFM)

Article Categories:
News

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *