background img

DEWAN USUL BENTUK PERUSDA PASAR

3 months ago written by

KPFM BALIKPAPAN – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Balikpapan mengusulkan agar dibentuk Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) atau Perusahaan Daerah (Perusda) yang khusus mengelola pasar tradisional.

“Kita sudah melakukan pembahasan kemarin di komisi 2 dan Bapemperda (Badan Pembentukan Peraturan Daerah), lebih baik dibentuk Perusda yang khusus untuk mengelola pasar tradisional yang ada di kota Balikpapan seperti yang ada di Jakarta,” kata Anggota Komisi II DPRD Kota Balikpapan Muhammad Najib kepada wartawan di Kantor DPRD Kota Balikpapan, belum lama ini.

Rencana pembentukan Perusda pasar ini bertujuan untuk memaksimalkan pengelolaan pasar tradisional, yang selama dikelola oleh Dinas Perdagangan melalui Unit Pelaksanaan Tugas (UPT).

Pembentukan Perusda pasar ini juga bertujuan untuk menyikapi masa pengelolaan pasar tradisional yang dikelola pihak ketiga dengan sistem Build Operate Transfer (BOT) yang akan berakhir dalam beberapa tahun ke depan. Di antaranya, Plaza Ramayana kontraknya akan berakhir pada tahun 2028, Plaza Bunsay akan berakhir pada tahun 2038, dan untuk Mall Pasar Baru Square akan berakhir pada 2036.

“Untuk pelaksanaan pembenahan itu sudah dilaksanakan pelan-pelan, cuma karena memang saat ini masih dalam situasi pandemi makanya masih belum maksimal,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa pembentukan Perusda ini akan dibuatkan terlebih dahulu dasar hukum berupa peraturan daerah.

(MAULANA/KPFM)

Article Categories:
News

Leave a Comment

Your email address will not be published.