background img

DEWAN SOROTI PENYERAPAN ANGGARAN RENDAH

8 months ago written by

KPFM BALIKPAPAN – Sejumlah fraksi di DPRD Kota Balikpapan mempertanyakan minimnya penyerapan anggaran di sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD).
Hal tersebut disampaikan sejumlah fraksi dalam pandangan umum sidang paripurna Laporan Keterangan Pertanggung Jawaban (LKPJ) Wali Kota terhadap realisasi APBD tahun 2021, Senin (18/4).
“Berdasarkan laporan yang diterima banyak sekali dari dinas yang serapannya tidak ada yang mencapai 100%. Bahkan capaiannya tidak mencapai 90%,” kata Wakil Ketua DPRD Kota Balikpapan Budiono usai memimpin sidang paripurna di DPRD Kota Balikpapan, Senin (18/4).
Berdasarkan laporan yang diterimanya, untuk pelaksanaan anggaran di tahun 2021, untuk pendapatan daerah 2021 setelah perubahan ditargetkan
sebesar Rp. 2,22 triliun lebih. Target tersebut dapat direalisasikan sebesar Rp. 2,27 triliun lebih atau 102,52%.
Sedang untuk belanja daerah setelah APBD Perubahan adalah sebesar Rp 2,82 triliun lebih. sampai dengan tanggal
31 Desember 2021, nilai tersebut dapat direalisasikan sebesar Rp 2,37 triliun atau 84,03%. Di antaranya bidang pendidikan 88,18%, bidang kesehatan hanya 68,11% dan pekerjaan umum 84 %.
“Di satu sisi saya mengucapkan terima kasih karena ada kenaikan pencapaian dari PAD yang mengindikasikan ada kemungkinan kenaikan dari perekonomian. Tapi kenapa penyerapan anggaran di masing-masing dinas ini tidak maksimal,” ujarnya.
Hal ini pun menjadi catatan bagi DPRD yang kemudian akan ditanyakan ke masing-masing dinas yang ada.
(MAULANA/KPFM)

Article Categories:
News

Leave a Comment

Your email address will not be published.