background img

DEWAN MINTA RPJMD BARU FOKUS RECOVERY EKONOMI

2 months ago written by

 

KPFM BALIKPAPAN – Pasangan Rahmad Mas’ud – Tohari Azis telah resmi ditetapkan sebagai pasangan kepala daerah yang akan memimpin Kota Balikpapan pada periode 2021-2024.
Sesuai dengan rencana pasangan Rahmad Mas’ud – Tohari Azis akan dilantik pada 31 Mei 2021 mendatang.
Menjelang pergantian kepala daerah tersebut muncul sejumlah harapan dari sejumlah pihak, termasuk DPRD Kota Balikpapan yang menginginkan segera ada Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) dari Wali Kota yang akan dilantik.

DPRD Kota Balikpapan juga telah mulai melakukan pembahasan dalam membentuk panitia khusus yang akan bertugas membahas RPJMD dari Wali Kota yang baru.
“Nanti kita lihat dalam pembahasan RPJMD yang merupakan implementasi dari visi dan misi walikota terpilih. Kita lihat di sana mana yang bisa disinergikan dengan legislatif,” kata Ketua DPRD Kota Balikpapan Abdulloh kepada wartawan, Jumat (5/3).

Ia menilai dalam kondisi pandemi Covid-19 seperti saat ini maka tentu penggunaan anggaran masih difokuskan pada percepatan penanganan. Di antaranya lewat pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) secara mikro dan vaksinasi.
“Konsentrasi yang utama ya penanganan kesehatan dan penerapan protokol kesehatan di masyarakat.

Karena masyarakat harus sehat dulu baru bisa kegiatan lainnya dilanjutkan,” tuturnya.
Menurut Abdulloh, perbaikan kembali pertumbuhan ekonomi di Kota Balikpapan cukup mendesak untuk dilakukan. Namun prioritas utama tentu menjaga kesehatan masyarakat terlebih dahulu. Mengingat kondisi pandemi ini sudah memukul sektor ekonomi yang berakibat pada dampak sosial hingga jatuhnya korban jiwa.
“Walikota saat ini sudah mulai melakukan pembahasan refocusing sebagai implementasi instruksi dari menteri dalam negeri. Hal itu terkait PPKM mikro yang masih dilanjutkan hingga pertengahan Maret,” jelasnya.
Abdulloh berharap PPKM mikro tidak sampai menghambat perekonomian masyarakat terutama UMKM.

Sehinggapihak DPRD menginginkan ada sedikit kelonggaran baik pelaku usaha kecil agar tetap dapat bertahan di tengah kondisi pandemi Covid-19.
(MAULANA/KPFM)

Article Categories:
News

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *