background img

DEWAN MINTA PROYEK LAPANGAN PONI DISTOP

8 months ago written by

KPFM BALIKPAPAN – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Balikpapan meminta agar proyek pembangunan lapangan Poni dihentikan.

Pengerjaan proyek tersebut diduga menyalahi aturan karena dikerjakan sebelum ada kejelasan kontrak kerjasama pengelolaan antara pemerintah kota dengan pihak ketiga.
“Pengerjaan tersebut dinilai menyalahi aturan dan sudah mengubah bentuk dari lapangan Poni,” kata Anggota Komisi II DPRD Kota Balikpapan Taufik Qul Rahman kepada wartawan, Rabu (20/4).
Ia menyampaikan, pihaknya telah melakukan peninjauan lapangan untuk memastikan kondisi lapangan Poni.
Menurutnya, proyek pengerjaan yang dilakukan oleh pihak ketiga tersebut dinilai menyalahi aturan karena dikerjakan sebelum adanya kejelasan kontrak kerjasama, padahal lapangan Poni tersebut merupakan aset pemerintah kota.
“Kemarin kita sudah melakukan sidak. Berdasarkan hasil laporan dari masyarakat disebutkan terjadi perusakan aset di lapangan Poni. Karena draf kontrak kerjasamanya, belum disetor kepada pemerintah kota. Namun untuk pelaksanaan pekerjaannya sudah dikerjakan,” ujarnya.
Ia menyampaikan bahwa dirinya juga sudah melakukan konfirmasi kepada Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kota Balikpapan, Pujiono yang memastikan bahwa pelaksanaan pekerjaan proyek tersebut telah menyalahi aturan.
Berdasarkan informasi yang dierimanya, bahwa lapangan Poni tersebut rencananya akan diubah menjadi lapangan mini soccer dan saat ini beberapa titik sudah dilakukan pengecoran. Padahal aslinya lapangan tersebut terdiri dari rumput yang ditanam.

(MAULANA/KPFM)

Article Categories:
News

Leave a Comment

Your email address will not be published.