background img

DEWAN MINTA PENYERAHAN FASUM-FASOS PERUMAHAN SELESAI TAHUN INI

4 weeks ago written by

KPFM BALIKPAPAN – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Balikpapan mendesak pemerintah kota menyelesaikan proses serah terima fasilitas umum (fasum) dan fasilitas sosial (fasos) di sejumlah perumahan pada tahun ini.

Ketua Panitia Khusus Aset Daerah DPRD Balikpapan H Haris mengatakan, pihaknya telah beberapa kali meminta kepada Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) agar segera menyelesaikan fasum dan fasos perumahan, khususnya untuk meminta kejelasan surat resmi berupa sertifikat dari pihak pengembang yang menyerahkan aset itu ke pemerintah.

Hal ini dilakukan untuk mempermudah proses pencatatan aset milik pemerintah. Terutama saat penyerahan dari pengembang kepada pemerintah terlebih dahulu sebelum membahas anggaran perbaikan dari keuangan daerah.

“Masih ada sebagian yang ternyata belum ada penyerahan sertifikatnya. Kita menunggu itu saja. Yang ada baru dari pengembang Sinar Mas,” katanya usai rapat kepada wartawan, Senin (1/11).

Menurut Haris, dari laporan yang ada cukup banyak fasum dan fasos yang belum bersertifikat. Hal ini tentu akan menyulitkan bagi pemerintah saat akan melakukan perbaikan mengingat statusnya masih milik pengembang. Padahal masyarakat sering mengadukan kerusakan fasum ke DPRD tapi tidak belum bisa ditindaklanjuti dengan perbaikan.

“Itu yang kita tekankan kepada BPKAD. Pada penyerahan fasum fasos serahkan sekalian surat sertifikatnya. Karena banyak juga yang suratnya belum ada. Jangan sampai tersebar di dinas-dinas. Itu malah bikin bingung,” tuturnya.

Untuk itu, lanjut Haris, persoalan penyerahan fasum dan fasos dari pihak ketiga kepada pemerintah bisa diselesaikan secepatnya atau paling tidak di tahun ini. Karena dari laporan yang ada sebagian besar perumahan belum menyerahkan fasilitas umum dan fasilitas sosialnya ke pemerintah kota.

“Kami minta secepatnya. Pemkot harus aktif datangi pengembang yang ada untuk membahas hal itu. Periksa juga kondisi fasum dan fasos yang diserahkan. Jangan juga fasum dan fasosnya rusak, kan tidak layak untuk diserahkan ke Pemerintah Kota,” tutupnya.

(MAULANA/KPFM)

Article Categories:
News

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *