background img

DEWAN MINTA PAD TAK BERGANTUNG THM

3 months ago written by

KPFM BALIKPAPAN – Pemasukan dari sektor usaha Tempat Hiburan Malam (THM) masih mendominasi dalam realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Balikpapan. Kondisi ini dinilai tak sesuai dengan visi kota sebagai Kota Mahdinatul Iman.

Wakil Ketua Komisi 4 DPRD Kota Balikpapan Iwan Wahyudi meminta agar pemerintah kota tidak terlalu fokus dalam mengurusi pemasukan daerah dari sektor usaha tempat hiburan malam.
Seharusnya, pemerintah dapat memaksimalkan penyerapan potensi pendapatan asli daerah dari sektor lainnya.

“Ngapain kita harus ngurusin potensi-potensi pajak dari tempat hiburan malam, karena memang masih banyak sektor usaha lainnya yang dapat dimaksimalkan untuk meningkatkan realisasi pemasukan daerah dalam PAD Kota Balikpapan,” kata Iwan kepada wartawan, Selasa (9/3).

Menurut Iwan, berdasarkan laporan yang diterimanya, untuk tahun 2019 pemasukan asli daerah dari pajak hiburan termasuk di dalamnya tempat hiburan malam tercatat mencapai Rp 25 miliar. Nilai tersebut melebihi target yang ditetapkan yakni sebesar Rp 24 miliar.

“Di tahun 2019, pemasukan daerah dari sektor itu melebihi target dari yang diharapkan, dari target Rp 24 miliar realisasinya mencapai Rp 25 miliar, kalau tahun 2020 saya belum terima,” ujarnya.

Ia menjelaskan, seharusnya pemerintah tidak perlu terlalu fokus dalam mengurusi pajak hiburan, apalagi untuk membahas terkait rencana untuk memberikan penurunan tarif pajak tempat hiburan karena akan memberikan dampak negatif perilaku kehidupan masyarakat.

Karena Perda hiburan tersebut, tidak hanya mengatur mengenai pajak tempat hiburan malam, namun juga tentang penjualan minuman beralkohol. Sehingga dikhawatirkan akan meningkatkan konsumsi masyarakat terhadap minuman beralkohol.

“Ketika kita berbicara untuk mengevaluasi pajak tempat hiburan kita juga akan berbicara tentang aturan yang ada di dalamnya di antaranya tentang regulasi penjualan minuman beralkohol yang pada dasarnya tidak sesuai dengan visi kota Balikpapan sebagai kota Madinatul Iman,” ungkapnya.

(MAULANA/ KPFM)

Article Categories:
News

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *