background img

DEWAN MASIH TUNGGU USULAN REFOCUSING

2 months ago written by

KPFM BALIKPAPAN – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Balikpapan menargetkan pembahasan refocusing anggaran untuk pembiayaan penanganan Covid-19 dapat diselesaikan sebelum pergantian masa jabatan wali kota.

Untuk itu, pemerintah kota diminta agar segera menyerahkan proposal pengajuan refocusing anggaran sebelum berakhirnya jabatan wali kota saat ini.

Ketua Panitia Khusus Covid-19 DPRD Kota Balikpapan Syukri Wahid mengatakan, saat ini sudah ada komunikasi antara pemerintah kota bersama legislatif terkait rencana pelaksanaan refocusing APBD 2021, untuk membiayai program penanganan Covid-19.

Namun hingga saat ini, pihaknya belum menerima proposal dari pemerintah kota sebagai usulan untuk rencana refocusing anggaran tersebut.

“Untuk saat ini memang sudah ada komunikasi antara pihak DPRD dengan Pemerintah Kota terkait rencana refocusing anggaran untuk pembiayaan penanganan Covid-19 namun hingga saat ini belum ada proposal yang diajukan terkait usulan besaran dana yang akan direfocusing,” kata Syukri kepada wartawan, Jumat (26/2).
Ia berharap agar pemerintah kota dapat segera memasukkan usulan pengajuan refocusing tersebut sebelum berakhirnya masa jabatan wali kota.

Karena saat ini, dalam upaya penanganan Covid-19 di Kota Balikpapan masih mengandalkan penggunaan anggaran Dana Tidak Terduga yang dialokasikan melalui Dinas Kesehatan sebesar Rp 23 miliar.

Dana tersebut juga telah dipergunakan dalam kegiatan vaksinasi yang saat ini sedang berjalan, sebesar Rp 5 miliar.
“Saat ini karena memang belum ada proposal pengajuan untuk pelaksanaan refocusing, kita masih berpegang pada DDT (Dana Tidak Terduga) yang sudah dialokasikan sebesar Rp 23 miliar, namun sekitar Rp 5 miliar sudah dipergunakan untuk membiayai pelaksanaan vaksinasi Covid-19,” ujarnya.

(MAULANA/KPFM)

Article Categories:
News

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *