background img

DATA PKL PANDANSARI MEMBENGKAK

2 months ago written by

KPFM BALIKPAPAN – Data pedagang kaki lima (PKL) di kawasan Pasar Pandansari membengkak menyusul rencana pembangunan petak dan lapak baru yang dijadwalkan direalisasikan pada tahun 2021 ini.

“Nah kalau data yang berjualan di jalan itu berbeda-beda, kalau yang di kami data itu awalnya cuma 60-an, saat kita melakukan data secara keseluruhan kemudian berkembang menjadi 310.

Tapi setelah dilakukan penertiban datanya kembali berkembang menjadi 700. Jadi datanya ini tidak bengkak lagi tapi pecah,” kata Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Balikpapan Zulkifli kepada wartawan, Jumat (1/10).

Menurutnya, tujuan awal dilakukan penertiban di kawasan pasar Pandansari adalah untuk mengembalikan fungsi fasos dan fasum yang ada di sekitar bangunan pasar sebagaimana mestinya. Karena banyak pedagang yang berjualan di badan jalan, yang menyebabkan lalu lintas jalan di depan bangunan pasar sudah dilewati.

Namun upaya penertiban yang dilakukan kemudian dimanfaatkan oleh sebagian oknum untuk mengambil kesempatan untuk mendapatkan lapak, dengan menambah daftar pedagang dari yang ada.

“Maksud kami melakukan penertiban itu adalah jalan yang ada di depan itu bisa difungsikan dengan baik. Para pedagang ini bisa masuk ke dalam kemudian mobil itu parkir di depan tapi ini kemudian ini ada yang mengambil kesempatan, untuk mendapatkan lapak. Jadi masing-masing orang ini membawa anggotanya ada yang awalnya 1 jadi 5, bahkan ada yang melapor sudah tidak berjualan tahunan tapi di data juga. Itu tadi yang menjadi bengkak tadi,” terangnya.

Sesuai rencana yang sudah dibuat, Pemerintah Kota Balikpapan berencana membangun sebanyak 261 petak dan kios baru di kawasan Pasar Pandansari, pada tahun 2021 ini.

Penyediaan petak dan kios ini bertujuan untuk menampung para pedagang kaki lima (PKL) yang saat ini masih banyak berjualan di luar bangunan pasar. Total anggaran yang disediakan untuk membangun 261 petak dan kios ini tercatat mencapai Rp 1,350 miliar melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Perubahan (APBD-P) Kota Balikpapan Tahun 2021. Jangka waktu pembangunannya ditargetkan rampung dalam 1 bulan kedepan.

(MAULANA/KPFM)

Article Categories:
News

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *