background img

DAERAH PENYANGGA IKN PERLU TAMBAHAN APBN

2 months ago written by

KPFM BALIKPAPAN – Rencana pembangunan Ibu Kota Nusantara di Provinsi Kalimantan Timur diperkirakan akan memberikan dampak peningkatan jumlah penduduk bagi wilayah di sekitarnya.

Kondisi ini tentunya meningkatkan kebutuhan infrastruktur di daerah khususnya wilayah yang menjadi kota penyangga.

Peningkatan infrastruktur tersebut harus disikapi oleh pemerintah di tengah keterbatasan ketersediaan anggaran yang dimiliki oleh daerah.

“Dengan rencana pemindahan ibukota negara tentunya juga jumlah penduduk pastinya akan bertambah dan kebutuhan infrastruktur juga akan bertambah. Dan juga dampaknya yang ditimbulkan akan semakin banyak. Hal tersebut harus ditopang dengan kemampuan daerah-daerah ini untuk membangun,” kata Pj. Sekretaris Daerah Kota Balikpapan Muhaimin kepada wartawan, Senin (28/3).

Ia menjelaskan, ketersediaan anggaran yang dialokasikan tidak akan mencukupi untuk memenuhi kebutuhan pembangunan infrastruktur. Karena sebagian besar anggaran yang dialokasikan dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja (APBD) di daerah sudah dipergunakan untuk membiayai pelaksanaan rencana pembangunan jangka menengah (RPJMD), yang merupakan realisasi atas visi dan misi kepala daerah.

Dengan kondisi tersebut, maka tidak mungkin bagi daerah untuk melakukan pembangunan infrastruktur dalam menopang rencana pembangunan IKN.

Untuk itu, menurut Muhaimin, pemerintah daerah telah beberapa kali menyampaikan kepada pemerintah pusat melalui kementerian dalam negeri agar daerah penyangga harus mendapatkan formulasi anggaran yang berbeda dari APBN.

Karena anggaran yang dialokasikan dalam APBD sudah habis dialokasikan untuk membiayai visi dan misi kepala daerah yang sudah dituangkan dalam RPJMD.

“Kalau kita murni hanya mengandalkan dari APBD tidak mungkin bisa mencapai ketertinggalan kita, contohnya Kota Balikpapan yang APBD-nya di tahun 2021 hanya mencapai Rp 2,2 triliun, dan di Tahun 2022 ini tercatat mencapai Rp 2,4 triliun, hal ini tentunya tidak mampu menopang untuk pembangunan di daerah dalam mempersiapkan diri sebagai Kota penyangga ibukota negara,” jelasnya.

(MAULANA/KPFM)

Article Categories:
News

Leave a Comment

Your email address will not be published.