background img

CURI MOTOR, RESIDIVIS CURAT DIRINGKUS

3 weeks ago written by

KPFM BALIKPAPAN – Sejatinya setelah keluar dari balik jeruji besi atau penjara, mantan narapidana bisa tobat. Namun beda dengan pria yang satu ini.

Bukannya insyaf, malah melakukan aksi kejahatan lagi.

Pria tersebut berinisial lA, merupakan residivis pencurian dengan pemberatan atau curat. Ia kembali diringkus oleh Tim Jatanras Polda Kalimantan Timur (Kaltim) setelah melakukan pencurian kendaraan bermotor atau curanmor.

Kasubdit Jatanras Ditreskrimum Polda Kaltim AKBP Agus Puryadi mengatakan, aksi kejahatan yang dilakukan lA terjadi pada 1 April 2021 sekitar pukul 11.00 Wita di Jalan 21 Januari, Kelurahan Baru Tengah, Balikpapan Barat (Babar).

Saat itu pelaku memasuki rumah salah satu warga dan mengambil kunci sepeda motor yang ada di ruang tamu.

Selanjutnya membawa Motor yang berada di depan rumah Korban.

“Atas kejadian tersebut, korban mengalami kerugian sekitar tujuh juta rupiah. Dan melaporkan ke SPKT Polda Kaltim,” kata AKBP Agus melalui WhatsApp grup, Jumat (2/4) pagi.

Usai menerima laporan korban, tim Jatanras Polda Kaltim melakukan penyelidikan dan berhasil mengantongi identitas pelaku.

Tak butuh waktu lama atau kurang dari 24 jam, sekira pukul 15.30 Wita tim dapat melakukan penangkapan terhadap pelaku di Jalan DI Panjaitan Km 1.5, Balikpapan Utara (Balut).
“Pelaku diamankan depan counter handphone di Km 1.5. Selanjutnya dibawa ke Posko untuk interograsi dan pencarian barang buktinya,” ujar AKBP Agus.
Adapun hasil interogasi diperoleh keterangan bahwa tersangka juga melakukan kejahatan pencurian handphone di beberapa lokasi berbeda di wilayah Kota Balikpapan.
Di antaranya, tiga buah handphone daerah Sidodadi, satu di Kampung Baru, satu di warung makan daerah Batakan, empat di Stallkuda, dua di daerah tembusan Karang Jati, dua di Kampung Baru daerah jembatan dan satu di Kampung Baru Ujung.
“Rata-rata barang bukti handphone dijual, terakhir menjual ke konter di Klandasan. Pengakuannya, ada juga yang dibarter dengan sabu,” uangkap AKBP Agus.
Pelaku juga diketahui merupakan seorang residivis kasus curat yang beroperasi tahun 2017 di wilayah hukum Polda Kaltim. “Akan dilakukan pengembangan lebih lanjut guna menemukan barang bukti dan TKP pain,” ucapnya.

Fredy Janu/Kpfm

Article Categories:
News

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *