background img

CAHAYA INGIN MAJUKAN PELOSOK

4 years ago written by

BALIKPAPAN KPFM – Mengukir prestasi di kancah nasional memang bukan perjalanan mudah dicapai. Berbagai ajang kompetisi tingkat lokal harus dilalui demi mendapatkan bekal yang cukup untuk menembus ajang bergengsi Pemilihan Puteri Indonesia (PPI). Dialah Cahaya Nur Hikmah. Gadis kelahiran 15 Maret 1996 ini mampu mencapainya setelah berhasil merengkuh gelar Putri Indonesia Perwakilan Kalimantan Timur pada Grand Final PPI Regional Kalimantan 2018 di Pontianak, 3 Februari 2018 lalu.

Cahaya, begitu panggilannya, sempat tak menyangka bila dirinya yang terlahir sebagai anak daerah Dong Hwa, salah satu kawasan di Penajam Paser Utara (PPU) bisa menjadi salah satu finalis ajang kecantikan tingkat nasional tersebut.

“Dulu aku yang hanya tinggal di kampung dekat laut terluar Balikpapan cuma bisa lihat ajang PPI di layar televisi. Nggak pernah terpikir aku akan ada di sana. Tapi alhamdulillah, akhirnya aku bisa sampai tahap ini,” ujar Cahaya saat bincang-bincang di program Sarapan Pagi radio KPFM 95,4 Mhz Balikpapan yang dipandu Choki dan Pawung, Kamis (22/2).

Dia menceritakan, awal mula dirinya aktif mengikuti berbagai kompetisi ketika menjadi Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kota Balikpapan tahun 2011. Sejak saat itu, alumni SMKN 2 Balikpapan mulai mengenal berbagai kegiatan untuk menunjang prestasinya, dan akhirnya mengikuti pemilihan Duta Wisata tahun 2013.

“Waktu aku masuk sebagai Duta Wisata, aku mulai dapat informasi tentang Pemilihan Putri Indonesia dan mengetahui bagaimana langkah bisa masuk ke ajang bergengsi itu. Sebenarnya dari tahun 2015 aku sudah ditawari jadi untuk ikut PPI, tapi waktu itu umurku masih 18 tahun. Aku belum bisa mengiyakan, karena belum siap. Sejak saat itu aku mulai bertekad mengikuti PPI dengan mengikuti banyak kompetisi-kompetisi bergengsi lainnya, seperti pemilihan Wajah Femina 2016, Putra Putri Dirgantara Indonesia 2017, hingga menjadi delegasi bersama Universitas Balikpapan di Thailand. Setelah melewati itu semua dan mendapat gelar juara di beberapa kompetisi akhirnya tahun ini aku yakin bisa mengikuti ajang kecantikan yang diselenggarakan oleh salah satu produsen kosmetik terkenal di Indonesia,” papar perempuan murah senyum yang pernah bekerja sebagai sekretaris salah satu perusahaan BUMN di Balikpapan .

2018_0222_10020900

Cahaya mengaku sudah siap untuk mengikuti karantina PPI yang akan diselenggarakan 26 Februari mendatang. Berbagai latihan fisik, latihan unjuk bakat bermain alat musik tradisional Sapeq, hingga menyiapkan national costum dilakoninya dengan dukungan berbagai pihak. Selain itu, Cahaya juga tak lupa menjaga pola makan dan istirahat agar tubuh terlihat tetap proporsional dan sehat. “Aku sempat menjalani diet untuk menurunkan berat badan hingga 6 kg dalam 2 minggu dengan mengurangi asupan gula dan garam, serta mengonsumsi makanan rebus. Selain olahraga ringan, aku juga ngegym, ikut pillates dan yoga,” jelasnya.

Dengan berbagai usaha yang sudah dilakoninya, Cahaya optimistis bisa meraih gelar juara di ajang kecantikan bergengsi ini. Ambisinya untuk menjadi Puteri Indonesia 2018 bukan hanya sekadar untuk meraih mahkota Borobudur semata, tetapi juga ingin menunjukkan kepada Indonesia bahwa anak daerah seperti dirinya pun mampu menjadi Putri Indonesia. Serta ingin membuat program-program yang nantinya bisa membantu memajukan daerah pelosok.

Dalam kesempatan tersebut, Cahaya juga memberikan tips-tips untuk bisa mengikuti PPI. Menurutnya, penilaian tidak hanya soal cantik, tinggi, dan tubuh proporsional, tetapi yang paling penting adalah kepercayaan diri dan kemampuan lain yang ada pada diri juga menjadi pertimbangan.

“Bekal yang paling penting untuk ditanamkan sejak dini adalah kita harus tetap percaya diri dengan apa yang kita miliki untuk ikut ke Putri Indonesia. Selain itu juga harus banyak mengikuti kegiatan-kegiatan yang bisa mengasah public speaking atau ikut ajang ajang Duta Wisata. Itu penting banget, karena dari sana bisa jadi bekal menuju ke sana,” jelas Cahaya.

Untuk mengikuti informasi selanjutnya tentang kegiatan Cahaya menuju PPI 2018 bisa dilihat di akun instagram @cahayahikmaa atau langsung ke akun official PPI di @officialputeriindonesia2018. (RARA/KPFM)

Article Categories:
News · Talkshow

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *