background img

BUMIL KETANGKAP JADI KURIR SABU

3 weeks ago written by

KPFM BALIKPAPAN – Seorang ibu rumah tangga (IRT) berinisial RW (20) ditangkap oleh jajaran Satresnarkoba Polresta Balikpapan. Oknum warga Balikpapan Utara itu harus berurusan dengan hukum karena terlibat dalam peredaran gelap dan penyalahgunaan narkotika jenis sabu.

Kasat Resnarkoba Polresta Balikpapan Kompol Roganda menjelaskan, tersangka tengah mengandung empat bulan. Dia diamankan pada Rabu, 11 Januari 2022, sekira pukul 21.30 Wita di pinggir jalan kawasan Jalan Proklamasi Km 2,5, Gunung Samarinda, Balikpapan Utara.

“Barang bukti ada tiga paket narkotika jenis sabu dengan berat brutto 5,44 gram, dua buah plastik kecil hitam (tempat simpan sabu), dan satu buah handphone yang digunakan untuk transaksi,” kata Roganda saat konferensi pers pengungkapan kasus, Senin (16/1).

Penangkapan RW berawal informasi dari masyarakat yang diterima jajaran Satresnarkoba Polresta Balikpapan, bahwa di Jalan Proklamasi Km 2,5, Gunung Samarinda, Balikpapan Utara tepatnya di pinggir jalan sering dijadikan tempat transaksi narkoba.

Dari informasi tersebut, anggota Satresnarkoba melakukan penyelidikan. Hasilnya mengamankan tersangka RW. Setelah dilakukan pemeriksaan ditemukan barang bukti tiga paket narkotika jenis sabu dalam kemasan plastik bening dibungkuskan plastik hitam.

“Sabu tersebut disimpan di dalam kantong celana bagian depan sebelah kanan yang digunakan tersangka. Dia mengaku barang itu benar miliknya,” ungkap Roganda.

Karena terbukti, tersangka RW berikut barang bukti diamankan dan dibawa ke Mako Polresta Balikpapan untuk proses hukum lebih lanjut. Saat diinterogasi, RW mengaku jika dirinya sebagai kurir dan mendapat sabu dari D (DPO).

“Dia kurir, melepas sabu di tempat sesuai suruhan D. Dia sudah dua kali mendapat barang dari D dan dijanjikan upah Rp 400 ribu, namun sampai sekarang belum terima. Tersangka melakukan tanpa sepengetahuan suaminya, dengan alasan butuh uang,” ucap Roganda.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, RW dijerat Pasal 114 Ayat (1) Subs Pasal 112 Ayat (1) UU No 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika. Dengan ancaman hukuman minimal empat tahun dan maksimal 12 tahun penjara.

Fredy Janu/Kpfm

Article Categories:
News

Leave a Comment

Your email address will not be published.