background img

BNNK UNGKAP 2 KASUS NARKOTIKA

2 weeks ago written by

KPFM BALIKPAPAN – Peredaran gelap dan penyalahgunaan narkotika jenis sabu-sabu di Kota Balikpapan kembali terungkap pada masa pandemi Covid-19.

Kali ini giliran jajaran Badan Narkotika Nasional Kota (BNNK) Balikpapan yang berhasil mengungkap kasus tersebut. Sebanyak dua orang tersangka diamankan, dari dua kasus berbeda.

Kepala BNNK Balikpapan Kompol M Daud mengatakan, pengungkapan kasus pertama terjadi pada 9 Maret 2021 lalu. Dengan tersangka seorang pria usia 63 tahun berinisial IBR.

Residivis kasus narkotika tersebut diamankan petugas di wilayah Baru Ilir, Balikpapan Barat (Balbar). Ia pun tak bisa mengelak, karena terbukti memiliki narkotika jenis sabu-sabu.

“Saat digeledah ditemukan tiga bungkus plastik cetik bening berisi sabu dengan berat total 18,62 gram,” kata Kompol Daud saat pers rilis di Kantor BNNK Balikpapan, Selasa (6/4).

Setelah dilakukan pengembangan, diketahui jika barang haram tersebut didapatkan oleh pelaku dari seorang yang berinisial T. Saat ini sudah masuk dalam DPO jajaran BNNK Balikpapan.
“Pengakuan tersangka bahwa barang itu dia dapat dari saudara T. Sudah DPO, dalam waktu dekat akan kita amankan juga,” ungkap Daud.
Kemudian, untuk kasus yang kedua terungkap pada 31 Maret 2021 lalu. Dengan TKP di Jalan Mulawarman, Kelurahan Teritip, Balikpapan Timur (Baltim).
Ada pun tersangka seorang mekanik berinisial MR (36). Petugas meringkusnya bersama dengan barang bukti sabu-sabu seberat 0,96 gram bruto.
“Awalnya ada informasi dari masyarakat terkait adanya penyalahgunaan narkotika di TKP. Saat dilakukan penggeledahan, benar ditemukan barang bukti sabu serta alat hisapnya,” ucap Daud.
Barang bukti sabu tersebut diakui pelaku untuk konsumsi sendiri, dengan alasan untuk meningkatkan stamina.
“Pengakuannya, dia mengonsumsi sabu sejak tahun 2019 lalu. Katanya obat, untuk meningkatkan stamina. Kemudian untuk barang (sabu) dia dapat dari temannya yang kini DPO. Ada dua orang,” tandasnya.
Usai melakukan pers rilis pengungkapan kasus, seluruh barang bukti langsung dimusnahkan oleh jajaran BNNK Balikpapan. Disaksikan oleh dua tersangka serta instansi terkait.
Adapun pasal yang disangkakan pada masing-masing tersangka, untuk IBR dijerat Pasal 114 ayat 1 Subs Pasal 112 ayat 1 Jo Pasal 132 ayat 1 UU RI No 35 tahun 2009 Tentang Narkotika.
Kemudian untuk tersangka MR dijerat Pasal 112 ayat 1 Subs Pasal 127 ayat 1 Jo Pasal 132 ayat 1 UU RI No 35 tahun 2009 Tentang Narkotika.

Fredy Janu/Kpfm

Article Categories:
News

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *