background img

BNNK RINGKUS PENGEDAR SABU DI BARU ULU

2 months ago written by

KPFM BALIKPAPAN – Ditetapkannya Kelurahan Baru Ulu, Balikpapan Barat menjadi Kampung Tangguh Anti Narkoba diharapkan bisa memberantas peredaran narkoba di sana. Konsep kampung tangguh ini dinilai efektif karena melibatkan keaktifan warga.

Selama ini wilayah Balikpapan Barat memang kerap diidentikan sebagai pusat peredaran barang haram tersebut di Kota Minyak -sebutan Balikpapan.

Pengungkapan pun terus dilakukan oleh pihak berwajib di wilayah tersebut. Baik oleh Kepolisian juga Badan Narkotika Nasional Kota (BNNK).

Seperti yang terjadi belum lama ini. Jajaran BNNK Balikpapan meringkus sebanyak enam orang sekaligus di Jalan Sultan Hasanudin, Gunung Bugis, Baru Ulu, Balikpapan Barat.

“Enam orang kami amankan. Hal ini berawal dari informasi masyarakat tentang adanya dugaan tindak penyalahgunaan narkotika di lokasi,” kata Kepala BNNK Balikpapan Kompol Muhammad Daud baru-baru ini.
Saat digeledah, lanjut Daud, ditemukan barang bukti sabu-sabu seberat 1.1 gram yang disimpan dalam tiga bungkus plastik cetik bening ukuran sedang.

“Barang bukti lainnya ada satu buah tas selempang warna hitam, satu buah sendok penakar terbuat dari sedotan warna abu-abu, dan satu buah handphone warna hitam,” ungkapnya.

Keenam orang tersebut selanjutnya digiring ke kantor BNNK beserta dengan barang bukti. Hasil pendalaman, satu orang berinisial SGI (29) ditetapkan tersangka selaku pemilik barang.

“Satu yang tersangka, karena barang bukti ada di tasnya. Dari keterangannya, ia sebagai pengedar,” ucap Daud.

Atas perbuatannya, tersangka dijerat Pasal 114 ayat (1) jo pasal 112 ayat (1), UU RI Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika.
Sementara lima orang lainnya dilakukan proses Tim Asesmen Terpadu (TAT) untuk dilakukan upaya rehabilitasi. Sebab, hasil tes urine menujukkan positif pengguna.

Fredy Janu/Kpfm

Article Categories:
News

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *