background img

BIAYA UMROH BERTAMBAH

6 days ago written by

KPFM BALIKPAPAN – Pemerintah Arab Saudi memberikan kembali kesempatan kepada calon jamaah umroh asal Indonesia untuk melaksanakan ibadah di tanah suci.

Setiap calon jamaah umroh bakal diwajibkan vaksin booster sebagai syarat keberangkatan, meski calon jemaah haji yang bersangkutan telah mendapatkan vaksin hingga dosis kedua untuk jenis Sinovac dan Sinofarm.

“Berdasarkan informasi yang kami terima nanti untuk jamaah yang sudah terlanjur divaksin dengan vaksin jenis Sinovac akan diberikan vaksin booster sesuai syarat yang diperbolehkan oleh pemerintah Arab Saudi,” kata Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Balikpapan Johan Marpaung kepada wartawan, Rabu (24/11).

Johan mengungkapkan bahwa dirinya hingga saat masih menunggu kepastian dari Kementerian Agama RI terkait aturan yang akan diberlakukan bagi calon jamaah umroh yang akan diberangkatkan.

“Menteri Agama saat ini sedang berada di Arab Saudi untuk mempersiapkan pelaksanaan haji dan umroh. Mudah-mudahan nanti pulangnya sudah membawa kabar baik. Untuk sinyalnya sudah ada tapi kan sinyalnya bisa lelet juga. Insya Allah itu pasti. Tapi untuk saat ini kami belum mendapatkan keterangan resmi, nanti kalau sudah ada keterangan resmi akan kami sampaikan,” ujarnya.

Sementara itu, terkait perbedaan biaya yang akan dibebankan kepada calon jamaah umroh, ia menerangkan bahwa hal tersebut ditentukan oleh travel yang bertanggung jawab.

“Untuk biayanya dalam pelaksanaan ibadah umrah di masa pandemi diatur oleh travel umroh yang mengurus, kalau kondisinya nanti misalnya ada karantina itu ada tambahan akan ditanggung oleh jemaah umroh yang bersangkutan,” terangnya.

(MAULANA/KPFM)

Article Categories:
News

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *