background img

BERMODAL OBENG GASAK RUMAH WARGA

1 year ago written by

KPFM BALIKPAPAN – Desakan ekonomi menjadi alasan klasik terjadinya tindak pidana pencurian. Seperti yang dilakukan OF (40). Ia terpaksa mencuri di salah satu rumah warga RT 11, Kelurahan Manggar Baru, Balikpapan Timur (Baltim).

Peristiwa tersebut terjadi pada 27 Agustus 2020 lalu, sekira pukul 02.00 Wita. Saat korban atau pemilik rumah tengah terlelap tidur.
Berbekal sebuah obeng, OF mencungkil jendela belakang rumah korban. Kemudian masuk dan mengambil dua buah handphone yang dalam keadaan sedang dicas, serta uang tunai sejumlah lima juta yang tersimpan dalam tas.

“Saya masuk ke dalam rumah itu dengan mencungkil jendela pakai obeng. Saat di dalam, saya lihat ada handphone dan uang. Lalu saya ambil,” kata OF saat ditemui di Polsek Balikpapan Timur, Kamis (10/9).

Pencurian itu dilakukannya karena membutuhkan uang untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari. Sisanya digunakan untuk menikmati minuman keras atau miras bersama teman-temannya.

“Uangnya untuk kebutuhan sehari-hari saya. Ada juga buat minum-minum, mabuk,” ujarnya.
Namun, nasibnya berkata lain. Akibat ulahnya, dia harus bermalam di balik jeruji besi. Setelah diciduk oleh petugas kepolisian Polsek Baltim beberapa waktu lalu.

“Awalnya kami mendapatkan informasi. Kemudiam melakukan penyelidikan dan berhasil mengamankan pelaku tak jauh dari TKP. Tepatnya di RT 32,” ungkap Panit Jatanras Polsek Balikpapan Timur Aiptu Abdul Rachman saat pers rilis, Kamis (10/9) sore.

Hasil pengembangan, korban rupanya baru beberapa hari di Balikpapan. Sebelumnya bekerja di salah satu kebun di Kilometer 38.
“Tapi karena tidak sesuai dengan gaji yang diharapkan akhirnya dia ke Balikpapan. Menginap di tempat temannya di RT 11, Kelurahan Manggar Baru. Sekitar tiga hari,” tutur Aiptu Rachman.

Selama tiga hari itu, lanjut Aiptu Rachman, pelaku melakukan survei ke rumah korban yang tak jauh dari tempat tinggalnya.
“Jadi berdekatan saja dengan rumah korban. Setelah survei, besoknya pelaku beraksi seorang diri. Dia mausuk ke dalam rumah dengan mencungkil jendala pakai obeng,” ucapnya.

Ada pun barang yang berhasil dibawa pelaku, yakni dua buah handphone dan uang tunai lima juta. “Uangnya sudah habis untuk foya-foya. Handphonenya mau dipakai sendiri, makanya belum dijual,” tandasnya.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, OF harus menghabiskan sebagian hidupnya di balik jeruji besi. Ia disangkakan pasal 363 KUHP, dengan ancaman lima tahun kurungan penjara.

Fredy Janu/Kpfm

Article Categories:
News

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *