background img

BELUM ADA PERUSAHAAN MENDAFTAR VAKSIN GOTONG ROYONG

4 weeks ago written by

KPFM BAlIKPAPAN – Hingga saat ini belum ada perusahaan di Kota Balikpapan yang berminat untuk mengikuti kegiatan program vaksinasi gotong royong yang diluncurkan oleh pemerintah pusat.

Program vaksinasi gotong royong merupakan program yang diluncurkan oleh pemerintah pusat dengan memberikan izin kepada perusahaan membeli vaksin Covid-19 untuk diberikan secara cuma-cuma kepada para pegawainya.
Kepala Dinas Kesehatan Kota Balikpapan Andi Sri Juliarty mengatakan, sampai saat ini belum ada perusahaan yang mengajukan permohonan untuk melaksanakan vaksinasi mandiri atau vaksinasi gotong royong.

Ia menjelaskan, hingga saat ini pihaknya juga belum menerima informasi terkait harga yang akan diterapkan kepada masing-masing perusahaan ketika mengikuti vaksinasi mandiri atau vaksinasi gotong royong.

Menurutnya, dalam pelaksanaan program vaksinasi gotong royong, Dinas Kesehatan akan menindaklanjuti kelayakan fasilitas kesehatan yang akan dipergunakan oleh perusahaan untuk melaksanakan vaksinasi mandiri.

“Tugas dari Dinas Kesehatan adalah merespon fasilitas pelayanan kesehatan yang akan digunakan untuk pelaksanaan vaksin gotong royong, ketika mereka mengajukan kami akan melihat untuk memverifikasi lokasi pelayanan kesehatan yang akan dipergunakan,” katanya kepada wartawan, Jumat (21/5).

Ada beberapa hal yang harus dipenuhi oleh penyedia fasilitas kesehatan untuk menjadi lokasi vaksinasi gotong royong, yakni menyangkut ketersediaan peralatan cooling chain atau tempat rantai dingin yang akan dipergunakan untuk menyimpan stok vaksin.

Lalu, petugas yang ada di layanan fasilitas kesehatan tersebut juga harus sudah pernah mengikuti workshop untuk menjadi vaksinator. Dan kemudian penyedia fasilitas kesehatan juga harus memiliki fasilitas kesehatan ketika menangani kasus,
juga kita akan memperbaiki kelayakan dari P3 yang ada di tempat layanan kesehatan ketika ditemukan Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI).

Selain itu, kondisi ruangan yang akan digunakan untuk pelaksanaan vaksinasi gotong royong juga harus dipastikan memadai.

“Ketika beberapa persyaratan tersebut sudah dipenuhi, maka Dinas Kesehatan akan membuat SK kepada fasilitas pelayanan kesehatan tersebut,” jelasnya.

Ia menambahkan, bagi fasilitas kesehatan yang sebelum ditetapkan sebagai tempat vaksinasi program akan dicabutkan SK-nya ketika dijadikan lokasi vaksinasi gotong royong.

(MAULANA/KPFM)

Article Categories:
News

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *