background img

BAWASLU PASTIKAN LAPORAN BERLANJUT

1 year ago written by

KPFM BALIKPAPAN – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Balikpapan memastikan bahwa proses penanganan terhadap laporan dugaan kampanye hitam atau black campaign terhadap calon tunggal, Rahmad Mas’ud – Thohari Aziz tetap berlanjut.

Komisioner Bawaslu Kota Balikpapan Dedy Irawan mengatakan, sejak diterima laporan dari tim kuasa hukum pasangan calon kepala daerah Rahmad Mas’ud – Thohari Azis pada tanggal 28 September 2020 lalu, pihaknya sudah dua kali melayangkan surat pemanggilan kepada terlapor dan pelapor.

Pada pemanggilan pertama, tanggal 30 September 2020 lalu, baik pihak pelapor yakni tim kuasa hukum pasangan calon kepala daerah Rahmad Mas’ud – Thohari Azis dan terlapor Ketua Tim Pemenangan Kotak Kosong DR Abdul Rais SH MH tidak hadir.

Keduanya beralasan sedang berada di luar daerah, sehingga tidak dapat memenuhi panggilan untuk menjalani pemeriksaan di Bawaslu Kota Balikpapan.

Pada pemeriksaan pertama itu, tim kuasa hukum pasangan Rahmad Mas’ud – Thohari Azis hanya mengirimkan tiga orang saksi dan dua orang saksi ahli untuk memberikan keterangan terhadap laporan yang disampaikan.

“Pada tanggal 30 September kemarin , yang hadir hanya saksi tiga orang dari pihak pelapor kemudian dua orang saksi saksi ahli. Tapi pelapor dan terlapornya tidak datang,” ujarnya ketika diwawancarai wartawan di kantornya, Kamis (1/10).

Ia menjelaskan, pihaknya telah melayangkan pemanggilan kedua yang ditujukan kepada pihak pelapor dan terlapor. Namun keduanya juga masih belum bisa memenuhi panggilan untuk memberikan keterangan di Bawaslu Kota Balikpapan.

“Sama pelapor maupun terlapor juga sedang berada di luar kota, kami tunggu saja kapan, yang jelas tanggal 2 Oktober itu sudah hari terakhir, kami harus sudah melakukan kajian apakah laporan yang disampaikan termasuk pelanggaran Pilkada atau bukan,” jelasnya.

Ia memastikan, proses penanganan terhadap laporan dugaan kampanye hitam yang dilakukan akan tetap dilanjutkan meski pihak pelapor atau terlapor tidak hadir dalam proses pemeriksaan.

“Sesuai dengan Peraturan Bawaslu Nomor 14 tahun 2017 itu, tetap kita lanjutkan dan hasilnya seperti apa nanti akan tetap kita kaji, jadi bukan berarti kalau pemohon atau pelapor tidak datang, berhenti. Tetap kita teruskan dengan waktu yang telah ditentukan oleh peraturan itu,” tegasnya.

Berdasarkan laporan awal yang diserahkan oleh tim kuasa hukum pasangan calon kepala daerah Rahmad Mas’ud – Thohari Azis, pihak pelapor telah menyerahkan bukti berupa foto-foto, spanduk dan foto flyer terkait dugaan kampanye hitam yang dilakukan oleh pihak terlapor. Namun semua keterangan serta bukti yang diserahkan masih akan tetap dikaji apakah termasuk sebagai pelanggaran Pilkada atau bukan.

(MAULANA/KPFM)

Article Categories:
News

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *