background img

BANYAK TAK PAHAM LAYANAN ONLINE

1 month ago written by

KPFM BALIKPAPAN – Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kota Balikpapan (Disdukcapil) Kota Balikpapan Helmi Hasbullah mengatakan, masih banyak masyarakat yang belum paham menggunakan layanan publik berbasis online.

Menurut Helmi, sejak memberlakuan layanan online secara penuh pada awal Desember 2020 lalu, masih banyak masyarakat yang datang untuk mengurus administrasi kependudukan secara manual ke Kantor Disdukcapil.

“Masih ada saja yang datang untuk mencoba mengurus ke kantor, sekitar 10 persen, atau 60 hingga 70 orang per hari, tapi tetap tidak boleh,” kata Helmi kepada wartawan, Jumat (29/1).

Menurut Helmi, berdasarkan hasil evaluasi yang dilakukan oleh Disdukcapil, sejak diterapkan pada Desember 2020, tercatat 3.500 orang yang telah menggunakan layanan ini.
“Jumlah tersebut adalah masyarakat yang mempergunakan aplikasi secara online selama bulan Desember 2020.

Kalau bulan Januari ini belum selesai dihitung,” ujarnya.

Dari 3.500 masyarakat yang menggunakan layanan online tersebut, paling banyak adalah warga yang mengurus dokumen kependudukan KTP, yang mencapai 500 orang per hari.

“Paling banyak KTP, baru yang kedua yang paling banyak diurus adalah kartu keluarga,” terangnya.

Ia menjelaskan, merupakan hal yang wajar apabila masih banyak pernyataan masyarakat terkait penerapan layanan online secara penuh yang diterapkan oleh Disdukcapil, sehingga diperlukan lebih banyak sosialisasi untuk memaksimalkan penggunaannya di masyarakat.

“Namanya juga perubahan teknologi jadi wajar di awal ini ada masyarakat masih bingung untuk mempergunakan aplikasi online. Kalau ada yang tetap datang kita tidak bisa layani, biarpun alasannya handphonenya jadul, kita suruh pulang minta bantu anaknya di rumah,” tambahnya.

(MAULANA/KPFM)

Article Categories:
News

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *