background img

BALIKPAPAN SIAP, PEMPROV BELUM

2 weeks ago written by

KPFM BALIKPAPAN – Tahun ajaran baru semakin dekat. Pemkot Balikpapan pun menyatakan kesiapannya untuk kembali menggelar Pembelajaran Tatap Muka (PTM) di sekolah. Sesuai jadwal dimulai awal Juli 2021 ini.

Kepastian itu dilihat pencapaian vaksinasi tenaga pendidik di Kota Balikpapan yang sudah mendekati angka seratus persen. Dari jumlah 10.232 guru, hingga saat ini sudah sekitar 9.589 guru yang divaksin atau mencapai 98 persen. Tersisa 643 guru yang akan diselesaikan dalam pekan ini.

“Sudah 98 persen, karena hari ini ada sekitar 500 yang divaksin. Sisanya dalam minggu ini juga sudah divaksin. Artinya, untuk sekolah tatap muka kita sudah sangat siap,” kata Kepala Disdikbud Kota Balikpapan Muhaimin saat meninjau vaksinasi guru di BSCC Dome, Kamis (3/6) siang.

Hadir juga pada kesempatan itu Wali Kota Balikpapan Rahmad Mas’ud. Menurutnya, vaksinasi tenaga pendidik merupakan komitmen dari pemerintah agar bagaimana peserta didik bisa kembali bertatap muka langsung dengan gurunya di sekolah.

“Alhamdulillah, ini komitmen Pemerintah Kota. Artinya dari tingkat Paud hingga SMP bulan Juli mulai tatap muka. Kita juga mengimbau walaupun sudah divaksin Prokes tetap dijalankan,” ungkapnya.

Sementara untuk tingkat SMA/SMK, lanjut orang nomor satu di lingkungan Pemkot Balikpapan itu, masih belum ada kepastian.

Menyusul kebijakan Pemprov Kaltim yang belum menyatakan dukungannya terhadap kebijakan Kemendikbud yang meminta PTM bisa dilaksanakan pada Juli mendatang.

“Yang masalah SMA/SMK. Imbauan dari Gubernur itu belum bisa. Tapi belum final. Kita akan coba koordinasikan dengan Gubernur. Mudahan bisa, khususnya untuk di Kota Balikpapan. Karena gurunya sudah divaksin semua,” ucap Rahmad.

ISRAN ; KITA TETAP HATI-HATI

Dilansir dari portal Kaltimprov.go.id, Gubernur Kaltim Isran Noor menyebutkan jika pihaknya perlu berhati-hati melakukan pembelajaran di sekolah secara tatap muka pada Juli mendatang.

“Kondisi kita saat ini boleh dikatakan melandai (kasus Covid-19). Kita bersyukur, tapi tetap hati-hati dan waspada tingkat tinggi,” ucap Isran Noor di Balikpapan Selasa, 1 Juni 2021 lalu.

Menurut Isran, kondisi saat ini belum sepenuhnya bisa dikendalikan. Terbukti kasus positif virus Corona masih terjadi dan turun naik jumlah kasusnya. Walaupun, tingkat kesembuhan terbilang tinggi.

Baginya cara aman sekaligus jaminan keselamatan kesehatan anak-anak didik, sebaiknya benar-benar dievaluasi dan dikaji kondisi dan perubahan serta perkembangan Covid-19.

“Meski pun di Kaltim, pasti kasus berbeda antar kabupaten dan kota. Tapi, Corona masih ada dan mengancam. Kita tidak ingin ambil risiko,” tegasnya.
Isran juga menyampaikan apresiasinya kepada seluruh jajaran yang bekerja keras dan terus bersinergi menanggulangi wabah Corona.

“Ini pandemi, sebab seluruh negara merasakannya. Jadi, kita semua harus bersinergi dalam penanganannya,” tandasnya.

Fredy Janu/Kpfm

Article Categories:
News

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *