background img

BALIKPAPAN BELUM TERAPKAN SWAB

5 months ago written by

KPFM BALIKPAPAN – Meski Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur telah mengeluarkan kebijakan terkait penggunaan rapid antigen atau PCR, Pemerintah Kota Balikpapan hingga saat ini masih menerapkan penggunaan rapid test sebagai syarat warga pendatang.

Wali Kota Balikpapan Rizal Effendi selaku Ketua Satuan Gugus Tugas Covid-19 Kota Balikpapan mengatakan, pihaknya saat ini masih mempertimbangkan penggunaan PCR sebagai syarat masuk ke wilayah Kota Balikpapan.

Dirinya masih menunggu surat resmi dari Pemerintah Provinsi yang menegaskan keputusan tersebut, sebagai dasar untuk menerbitkan kebijakan pemeriksaan rapid antigen dan swab bagi pendatang.

“Itu kan baru pernyataan belum resmi nanti kita lihat,” kata Rizal kepada wartawan, Kamis (24/12).

Berdasarkan Surat Edaran Gubernur Kalimantan Timur terkait libur Natal dan tahun baru 2021 pada tanggal 23 Desember 2020, meminta agar masyarakat yang melakukan perjalanan dalam negeri yang akan memasuki wilayah Provinsi Kalimantan Timur wajib menunjukkan surat keterangan hasil non reaktif uji Rapid Test Antigen dan negatif uji berbasis PCR paling lama 2 x 24 jam sebelum keberangkatan.

Surat keterangan hasil non reaktif uji rapid test antigen dan hasil negatif uji swab berlaku selama 14 hari sejak diterbitkan.

Menanggapi kebijakan tersebut, pihaknya masih menunggu surat resmi dari Pemerintah Provinsi. “Kita lihat dulu perkembangannya, karena masih sebatas pernyataan, kita tunggu surat resminya,” pungkasnya.

(MAULANA/KFPM)

Article Categories:
News

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *