background img

B117 MASUK BALIKPAPAN

2 months ago written by

KPFM BALIKPAPAN – Varian baru virus Corona B117 yang pertama kali terdeteksi di Inggris pada November 2020 lalu telah menyebar ke berbagai negara. Belakangan juga telah dikonfirmasi terdeteksi di Indonesia.

Kementrian Kesehatan (Kemenkes) RI pun baru-baru ini merilis penemuan varian virus baru tersebut di empat daerah. Salah satunya di Kota Balikpapan.

Wali Kota Balikpapan Rizal Effendi membenarkan perihal tersebut. Bahwa salah satu warga Kota Minyak -sebutan Balikpapan- terdeteksi varian baru virus Corona B117. “Memang benar, terdeteksi satu kasus di Balikpapan,” Kata Rizal, Selasa (9/3).

Saat ini, lanjut Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Balikpapan itu, Tim dari Kemenkes RI sudah berada di Balikpapan sejak dua hari lalu untuk melakukan tracking kontak erat.
“Ada lima atau enam orang yang ditracking oleh Kemenkes. Yakni keluarga sama rekannya. Tapi saya belum mendapat laporan hasilnya,” ujar Rizal.

Awalnya jelas Rizal, warga Balikpapan yang merupakan Tenaga Kerja Indonesia (TKI) di Arab Saudi ini kembali ke tanah air pada tanggal 5 Februari 2020 lalu.
Namun sesuai prosedur terlebih dahulu menjalani karantina di Wisma Atlet, Jakarta. Selanjutnya tim kesehatan mengambil swab yang bersangkutan pada 20 Februari 2020.

Namun hasilnya saat itu keluar negatif Covid-19, sehingga ia diperkenankan pulang ke Balikpapan pada 21 Februari lalu.
“Mereka ini rombongan, sama-sama dengan yang di Karawang. Pulang sama-sama, dia ini TKI dari Arab Saudi pakai pesawat Qatar. Kemudian sudah dikarantina dan diswab di Wisma Atlet, hasilnya negatif sehingga dipulangkan,” jelas Rizal.
Namun yang bersangkutan masih harus dilakukan tes lain terhadap varian baru virus Corona. Hasilnya ditemukan B117.
“Hasilnya menyebutkan bahwa dia ada B117nya. Karena sudah pulang sehingga Tim Kemenkes bergerak ke Balikpapan untuk tracking,” ungkap Rizal.
Ditanya soal pegangannya, Rizal mengaku jika pihaknya masih menunggu petunjuk lebih lanjut dari Kemenkes.
“Kita kan belum mendapat petunjuk, sama dengan Gubernur Jawa Barat yang meminta petunjuk. Kita belum mengerti apakah penanganannya sama atau beda. Kita tunggu dulu hasil tracking ini. Kalau ada yang dinyatakan positif mungkin baru kita dapat petunjuk penangannya,” ucap Rizal.

Fredy Janu/Kpfm

Article Categories:
News

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *