background img

ANTISIPASI BANJIR, DEWAN MINTA PENATAAN HULU DIPERKETAT

1 month ago written by

KPFM BALIKPAPAN – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Balikpapan meminta agar pemerintah kota memperketat pengawasan hulu dalam upaya penanggulangan banjir.

Hal ini dilakukan agar upaya penanggulangan banjir yang dilakukan dapat lebih efektif, tidak hanya terfokus penanggulangan titik banjir yang ada di kawasan hilir.

Anggota Komisi III DPRD Kota Balikpapan Syukri Wahid mengatakan, berdasarkan pengalaman yang terjadi pada periode Wali Kota Balikpapan sebelumnya, program penanganan banjir yang dilakukan dinilai belum efektif dalam menanggulangi masalah banjir.

Karena meski berhasil menyelesaikan 50 titik banjir sesuai dengan target yang telah ditetapkan RPJMD, namun dalam perjalanannya memunculkan sedikitnya 80 titik banjir yang baru.
Hal ini karena upaya penanggulangan titik banjir, tidak dibarengi dengan upaya penataan kawasan hulu, yang jadi pemicu timbulnya titik banjir baru.

“Upaya penanganan banjir di Kota Balikpapan ini seperti parasetamol ya, karena tidak menyelesaikan pada persoalan utamanya,” kata Syukri ketika diwawancarai wartawan di Kantor DPRD Kota Balikpapan, Jumat (22/4).

Hal ini, tentunya dapat menjadi catatan tersendiri bagi Wali Kota Balikpapan saat ini, dapat memenuhi target penanggulangan masalah banjir, agar lebih efektif.

Di antaranya dengan melakukan upaya pengetatan perizinan pembukaan lahan di kawasan hulu, termasuk mengatasi timbul sedimentasi. Sehingga program penanggulangan banjir yang dilakukan dapat terintegrasi antara penataan kawasan hilir dengan hulu.

(MAULANA/KPFM)

Article Categories:
News

Leave a Comment

Your email address will not be published.