background img

ANTARA MEMBICARAKAN DENGAN GHIBAH

1 month ago written by

KPFM BALIKPAPAN – Di antara sekian banyak larangan Allah SWT, ghibah, bergunjing, atau bergosip menjadi larangan yang paling dekat dengan kehidupan sehari-hari umat Muslim. Pasalnya, ghibah memang tak bisa dilepaskan dari lisan atau ucapan.
Ghibah adalah perilaku tercela. Ghibah bisa membawa kerugian, bukan hanya untuk orang lain, tapi juga untuk diri sendiri. Maka dari itu, ghibah adalah perbuatan yang harus dijauhi dalam hidup.

Dalam Islam, perilaku ghibah adalah perilaku yang pasti akan menuai ganjaran di dunia dan akhirat. Ghibah adalah perbuatan zalim yang sangat dilaknat oleh Allah SWT.

“Membicarakan orang lain itu diumpamakan Allah SWT, seakan-akan memakan daging saudaranya itu sendiri, tentunya kita tidak mau makan daging manusia,” kata kata Ustadz Muhammad Dino Hadi Kusno dalam program Sajadah di Radio KPFM Balikpapan, Jumat (6/8).

Menurutnya , memang tidak ada bedanya ketika kita membicarakan dengan ghibah, karena memiliki kesamaan pengertian.
Ia menjelaskan bahwa dalam Islam membicarakan itu ada tiga, yang pertama dinamakan ghibah yang artinya membicarakan orang lain yang ada padanya. Kemudian yang kedua adalah bhutan yang artinya membicarakan orang lain yang tidak ada padanya. Jadi, kita membicarakan orang lain tetapi yang apa kita bicarakan itu tidak ada pada orang tersebut.

Yang ketiga adalah ifkun yaitu membicarakan apa yang didapatkan dari berita tentang diri seseorang, padahal kita tidak tahu apa-apa, “Ada berita yang masuk kepada kita, kita tidak tahu apa yang kita bicarakan orang tersebut,” jelasnya.

Ia menuturkan pada dasarnya ghibah itu sendiri adalah membicarakan seseorang, yang apabila orang tersebut kita bicarakan, dia tidak suka mendengarnya. Baik itu ketika menyebutkan kekurangan pada badannya, nasabnya, akhlaknya, perbuatannya, perkataannya, agamanya atau keadaannya, sampai-sampai kalau kita membicarakan dia dalam hal pakaiannya, rumahnya dan kendaraan.

“Jadi kalau kita membicarakan orang lain, yang apabila orang lain tersebut tidak menyukainya mendengarnya maka ini adalah ghibah,” tuturnya.

(MAULANA/KPFM)

Article Categories:
News

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *