background img

ANGKUTAN BERAT MINTA KELONGGARAN JAM OPERASIONAL

10 months ago written by

KPFM BALIKPAPAN – Sejumlah pengusaha yang tergabung dalam Asosiasi Pengusaha Truk Indonesia (Aptrindo) meminta kelonggaran batasan jam operasional.

Sesuai surat edaran Wali Kota Balikpapan, untuk truk dengan ukuran 10 roda ke atas hanya diperbolehkan melintas mulai pukul 22.00 Wita sampai pukul 05.00 Wita, untuk masuk ke dalam kota.
Kebijakan ini dibuat menyusul tragedi berulang kecelakaan lalulintas di kawasan Muara Rapak, yang melibatkan kendaraan bertonase besar, dan menyebabkan korban jiwa.
Ketua Asosiasi Pengusaha Truk Indonesia (Aptrindo) Kota Balikpapan Ibrahim mengatakan, pihaknya siap mengikuti aturan pembatasan tersebut.
Namun dalam perjalanannya, kebijakan tersebut membuat pada pengemudi truk kesulitan mengisi bahan bakar.
Karena para pengemudi harus menunggu jam 22.00 Wita untuk mengisi solar untuk angkutannya. Ketika sudah mengantri di SPBU, truk yang baru saja mengisi bahan bakar, tidak bisa kembali ke pool, sehingga harus menunggu 20.00 Wita lagi baru bisa jalan.
“Mau dibilang berat bagi kami, ini berat tapi ini kan keputusan pemerintah. Kita akan mengikuti aturan-aturan yang ada yang berlaku oleh pemerintah.,” katanya ketika diwawancarai wartawan, Sabtu (19/2).
Untuk itu, pihaknya saat ini tengah berusaha bagaimana menyikapi permasalahan ini, di antaranya dengan berkoordinasi dengan instansi terkait yakni Dinas Perhubungan bagaimana bisa membantu dalam memberikan kelonggaran kepada pengemudi truk.
Hal ini diusulkan untuk kendaraan truk yang sedang kosong atau tanpa muatan untuk diberikan kelonggaran mengisi bahan bakar di luar batas waktu yang telah ditetapkan.
“Tetapi dengan tetap berjalannya aturan ini kita berusaha melakukan negosiasi, dengan memperbaiki diri dari segi angkutan ini, termasuk melakukan rapat koordinasi dengan instansi terkait, sehingga bisa menimbulkan dampak yang lebih baik. Pada dasarnya kami saat ini masih menunggu keputusan yang lebih baik, kami menunggu diberikan kelonggaran di antaranya dari sisi pengisian solar,” ungkapnya.
(MAULANA/KPFM)

Article Categories:
News

Leave a Comment

Your email address will not be published.