background img

ANGGARAN BANJIR DIPANGKAS

1 month ago written by

KPFM BALIKPAPAN – Akibat kondisi keuangan daerah yang masih mengalami kekurangan, sebesar Rp 30 miliar anggaran untuk penanggulangan banjir di Kota Balikpapan terpaksa dipangkas.

Alokasi alokasi anggaran untuk penanganan banjir yang awalnya diajukan sebesar Rp 200 miliar dipangkas menjadi Rp 170 miliar pada tahun 2021 ini.

Anggota Komisi III DPRD Kota Balikpapan Amin Hidayat mengatakan pemangkasan itu dilakukan untuk menyesuaikan kondisi keuangan daerah yang masih mengalami kekurangan, dan harus membiayai program penanggulangan Covid 19.

Menurutnya, sesuai pengajuan awal, total anggaran yang akan dialokasikan tercatat mencapai Rp 200 miliar yang dialokasikan untuk membiayai pengerukan sedimentasi di kawasan DAS Ampal dan pembelian pompa yang akan dipasang di muara Sungai Balikpapan Super Block.

Namun karena anggaran yang tidak mencukupi, rencana pemasangan pompa yang akan dipasang di muara Sungai Balikpapan Super Block ditunda.

“Awalnya anggaran yang dimajukan itu Rp 200 miliar, anggaran tersebut termasuk biaya pemasangan pompa di muara sungai. Karena memang ada pengurangan anggaran, untuk sementara rencana pemasangan pompa kita tunda dahulu sehingga anggaran yang dialokasikan untuk penanganan banjir di Kota Balikpapan diturunkan menjadi Rp 170 miliar,” kata Amin kepada wartawan, Senin (23/8).

Ia menjelaskan, anggaran sebesar Rp 170 miliar itu akan difokuskan untuk membiayai pengerukan sedimentasi DAS Ampal dari muara Balikpapan Super Block hingga ke kawasan Balikpapan Baru.

Selain itu, ia juga menambahkan untuk rencana proyek normalisasi DAS Ampal terpaksa ditunda karena relokasi anggaran yang akan dipergunakan untuk pembebasan lahan sebesar Rp 40 miliar dialihkan di untuk membiayai kegiatan penanganan Covid 19.

(MAULANA/KPFM)

Article Categories:
News

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *