background img

AKSES MENUJU LAPMER TUTUP

2 months ago written by

KPFM BALIKPAPAN – Pemandangan berbeda bakal tersaji pada malam pergantian tahun. Jika sebelumnya selalu disemarakkan dengan ingar bingar panggung hiburan hingga pesta kembang api, tahun ini sangat beda. Tanpa perayaan sama sekali.

Hal itu sudah ditegaskan oleh Wali Kota Balikpapan Rizal Effendi belum lama ini. Orang nomor satu di lingkungan Pemkot Balikpapan itu menyebut jika tak ada perayaan tahun baru.

Sejumlah kebijakan pun telah diambil untuk mencegah timbulnya kerumunan saat malam pergantian tahun. Mulai dari pengetatan hingga menutup sejumlah ruang publik.

Salah satunya adalah Lapangan Merdeka (Lapmer) di Jalan Jenderal Sudirman, Balikpapan Kota (Balkot). Kawasan ini ditutup lantaran sangat berpotensi adanya kerumunan.

Berkaca dari tahun-tahun sebelumnya, Lapangan Merdeka menjadi saksi rutin kemeriahan pesta tahun baru di Kota Minyak. Sebelum diwarnai pesta kembang api, kawasan tersebut akan memberikan beragam sajian hiburan.

Untuk mendukung kebijakan itu, jajaran Satlantas Polresta Balikpapan melakukan pengetatan dengan menutup total akses menuju kawasan Lapangan Merdeka.

“Kita akan tutup akses, dengan melakukan rekayasa lalulintas sejak pukul 20.00 Wita. Utamanya di Jalan Jenderal Sudirman mulai dari pertigaan Plaza Balikpapan hingga pertigaan Kantor Imigrasi,” kata Kasat Lantas Polresta Balikpapan, Kompol Irawan Setyono, Rabu (30/12).

Namun, bagi warga yang tinggal di kawasan Jalan Jenderal Sudirman masih bisa melintas. “Cukup dengan memperlihatkan KTP-nya ke petugas yang jaga,” ujarnya.

Jalan-jalan alternatif menuju Lapangan Merdeka juga ditutup dan dialihkan ke jalan yang lain. “Semua akses ke sana ditutup,” ungkap Irawan.

Dalam pelaksanaannya, Satlantas Polresta Balikpapan telah berkordinasi dengan Dinas Perhubungan demi mengantisipasi adanya kemacetan yang mungkin terjadi.

“Kita sudah antisipasi, karena pasti akan terjadi kemacetan seperti di kawasan Prapatan. Bersama Dishub kita bakal memecah kepadatan kendaraan dari dan menuju Prapatan,” tuturnya.

Penutupan, lanjut Irawan, akan berlangsung hingga waktu dini hari. Dengan melibatkan sedikitnya 120 personel gabungan baik dari Satlantas, Dishub serta instansi terkait lainnya.

“Kita akan melihat situasi di lapangan. Jika masih ramai maka penutupan tetap dilakukan, namun jika sudah sepi maka akan kita buka,” ucapnya.

Pusat keramaian lainnya seperti kawasan Balikpapan Super Block (BSB) serta Balikpapan Baru juga masuk dalam pantauan petugas.

“Memang ada dispensasi, untuk BSB misalnya tetap buka. Tapi hanya sampai pukul 22.00 Wita. Setelah itu tidak ada lagi aktivitas. Kita tempatkan juga personel di sana,” tandasnya.

Fredy Janu/Kpfm

Article Categories:
News

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *