background img

ADA MASJID TETAP GELAR SALAT IED

3 weeks ago written by

KPFM BALIKPAPAN – Meski dalam situasi pandemi Covid-19, sejumlah masjid di Kota Balikpapan berencana akan tetap menggelar pelaksanaan salat Idul Adha pada 20 Juli 2021 mendatang.

Sesuai dengan surat edaran yang ditangani oleh Wali Kota Balikpapan, khusus masjid yang berada di zona kuning dan hijau tetap diperbolehkan untuk menggelar pelaksanaan ibadah salat Idul Adha. Namun tetap dilaksanakan dengan pengawasan protokol kesehatan yang ketat.
Ketua Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kota Balikpapan Salahuddin Siregar mengatakan, untuk pelaksanaan salat Idul Adha pada tahun ini, tidak jauh berbeda dengan tahun sebelumnya.

Menurutnya, sebagian masyarakat sudah paham dengan kebijakan penerapan protokol kesehatan seperti menerapkan pengukuran suhu, menggunakan masker dan mengatur jarak. Serta menyediakan tempat mencuci tangan.
Khusus masjid yang berada di zona merah memang tidak boleh melaksanakan salat Idul Adha, tapi kalau zona hijau dan kuning masih boleh dengan menerapkan Protokol Kesehatan (PROKES) secara ketat.

“Sebenarnya untuk tahun ini kita melihat masih sama dengan tahun sebelumnya, semua dimana ketika di suatu wilayah itu dinyatakan merah memang tidak diperbolehkan. Tapi kalau kuning tetap diperbolehkan karena memang juga masih banyak zona di Balikpapan yang masih dalam kategori kuning yang diperbolehkan, cuma harapan kita tetap laksanakan dengan protokol kesehatan yang lebih ketat.
Ia menerangkan bahwa pihaknya sudah mengeluarkan imbauan ke sejumlah masjid, karena ini merupakan ibadah yang sakral walaupun diimbau, masyarakat tetap tidak mau dihambat.

Dia menuturkan bahwa di setiap masjid sudah ada unit Satgas Covid-19 yang akan melakukan pemantauan dan pengawasan di setiap masjid. Sehingga jika ada jamaah yang suhu tubuhnya tinggi, maka tidak diperbolehkan untuk masuk ke masjid.

Solehuddin Mengimbau agar masyarakat tidak terlalu panik dengan Covid-19. Kita wajib berikhtiar untuk menjaga diri sendiri, keluarga, teman, lingkungan dan masjid kita. Karena kita tidak akan tahu virus ini berada dimana, bisa jadi di samping kita.

“Ikhtiar yang dimaksud selalu menggunakan masker, cuci tangan dan menjaga jarak. Yang ditakutkan itu jika masyarakat malas menerapkan Prokes, nanti kita juga akan mengimbau setiap masjid untuk menerapkan Prokes secara ketat,” pungkasnya.

(MAULANA/KPFM)

Article Categories:
News

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *