background img

683 PERSONEL GABUNGAN AMANKAN AKSI

8 months ago written by

KPFM BALIKPAPAN – Sebanyak 683 personel gabungan diturunkan untuk mengamankan aksi unjuk rasa elemen mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Kota Minyak di depan Gedung DPRD Kota Balikpapan, Senin (11/4).
“Kita siagakan hari ini 683 orang. Dari TNI, Polresta, Polda dan Brimob, serta instansi terkait seperti Satpol PP,” kata Kapolresta Balikpapan Kombes Pol Vincentius Thirdy Hadmiarso kepada wartawan.
Dalam pelaksanaan pengamanan, Thirdy telah memerintahkan para personelnya mendahulukan tindakan kemanusiaan. Yakni pendekatan humanis sesuai dengan instruksi Kapolri.
“Iya, sesuai dengan instruksi Bapak Kapolri pengamanan dilakukan dengan humanis. Semoga aksi dari mahasiswa ini berjalan dengan lancar dan damai hingga selesai,” ucapnya.
Diketahui, dalam aksinya mahasiswa membawa sejumlah tuntutan. Antara lain menolak perpanjangan masa jabatan presiden dan penundaan Pemilu 2024. Kemudian, menolak dan membatalkan kenaikan BBM serta PPN 11 persen.
Tuntutan lainnya, menuntut Pemerintah Kota Balikpapan menyelesaikan permasalahan banjir. Dan menuntut Pemerintah Kota Balikpapan mencabut izin perusahaan yang merusak lingkungan di Teluk Balikpapan.
Dari pantauan di lapangan, hingga pukul 16.40 Wita massa aksi masih secara bergantian melakukan orasi di depan Kantor DPRD Kota Balikpapan. Mereka juga membakar sejumlah ban.

Fredy Janu/Kpfm

Article Categories:
News

Leave a Comment

Your email address will not be published.