background img

6 RUMAH TERBAKAR

3 weeks ago written by

KPFM BALIKPAPAN – Sudarminto tengah asyik membuat lemari ketika teriakan warga RT 56, Jalan Mayjend Sutoyo, Gunung Malang, Klandasan Ilir, Balikpapan Selatan (Balsel) menggema di telinganya, Senin (5/7) sore sekira pukul 16.35 Wita.

Kepada dirinya, warga mengatakan jika kobaran api telah mengamuk di rumah tetangganya. Sontak pria 51 tahun itu berlari ke luar halaman rumah.

Kaget bukan kepalang, bagian lantai dua rumah tetangganya itu telah habis dilahap si jago merah. Api juga dengan cepat menjalar ke rumah lainnya yang mayoritas berbahan dasar kayu.

Melihat kejadian itu, Sudarminto langsung memberitahu istrinya Handayani (36) yang saat itu sedang mencuci pakaian. Keduanya lantas berusaha menyelamatkan barang-barang yang ada di rumahnya itu.

Namun tak semua bisa diselamatkan. Kobaran api dengan cepat merambat ke rumahnya dan menghanguskan barang-barang berharga miliknya.

“Enggak sempat bawa semua barang-barang, termasuk barang berharga. Yang terpenting saya dan istri bisa selamat,” kata Sudarminto menceritakan kejadian kepada KPFM di lokasi.

Ia menyebut, jika api pertama kali terlihat di lantai dua rumah tetangganya itu. Saat kejadian rumah tersebut masih ada aktivitas.

“Ada orangnya kok. Mereka di lantai bawah, sementara api dari lantai atas. Enggak tahu juga kenapa sampai begitu. Api cepat membesar karena rumah kayu,” ujarnya.

Petugas pemadam dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Balikpapan yang mendapatkan informasi langsung menerjunkan sedikitnya 13 unit ke lokasi.

Namun petugas sedikit terkendala dengan kondisi rumah yang cukup padat, sehingga unit pemadam tidak bisa masuk langsung ke lokasi. Ditambah antusias masyarakat yang sengaja menonton.

“Sedikit kendala melakukan pemadaman. Akses masuk lokasi sempit. Kemudian saat kita sampai di TKP api sudah besar dan cepat menyebar karena rumah yang padat dan bangunan sebagian besar dari kayu,” ungkap Kabid Kebencanaan dan Kedaruratan BPBD Kota Balikpapan, Usman Ali.

Sekitar satu jam amukan api berhasil dijinakkan. Belum diketahui pasti penyebab dari kebakaran tersebut. Apakah karena arus pendek atau ada unsur kelalaian masyarakat.

“Penyebab nanti biar dari kepolisian yang melakukan penyelidikan. Kita fokus untuk lakukan pemadaman,” ucap Usman.

Sementara untuk jumlah rumah yang terbakar serta jumlah KK yang kehilangan tempat tinggal akibat musibah itu masih dalam pendataan. Namun informasi sementara sekitar enam rumah dengan 10 KK.

“Yang terbakar sekitar enam rumah, dan jumlah KK kurang lebih ada 10,” tandas Ketua RT 56, Marzuki.

Fredy Janu/Kpfm

Article Categories:
News

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *