background img

6 KELURAHAN DEKLARASI BABS

2 months ago written by

KPFM BALIKPAPAN – Deklarasi kelurahan bebas dari perilaku Buang Air Besar Sembarangan (BABS) kembali dilanjutkan.

Kali ini ada enam kelurahan yang tersebar di wilayah Kota Balikpapan. Di antaranya Gunung Sari Ulu, Gunung Sari Ilir, Margomulyo, Graha Indah, Karang Jati dan Batu Ampar.

Kepala Dinas Kesehatan Kota (DKK) Balikpapan Andi Sri Juliarty mengatakan, kelurahan yang melakukan deklarasi telah mencapai tahap atau kriteria masyarakat bebas buang air besar sembarangan.

“Artinya masyarakat di kelurahan tersebut sudah memiliki jamban yang sehat serta berseptitank,” kata wanita yang akrab disapa Dio itu, Selasa (27/4).
Program ini, lanjut Dio, sebenarnya sudah lama dan wajib dijalankan secara terus menerus sesuai dengan Permenkes nomor 3 tahun 2014 tentang sanitasi total berbasis masyarakat. Namun, pada tahun 2020 lalu terhenti karena pandemi Covid-19 yang sangat ketat.

“Pandemi tahun lalu sangat ketat, sehingga kami susah melakukan pemberdayaan masyarakat. Inikan basisnya menggerakan masyarakat untuk sama-sama membantu apabila tetangga belum memiliki jamban yang sehat,” ungkapnya.

Dio menambahkan, dengan adanya deklarasi ini maka total sudah ada 20 dari 34 kelurahan di Balikpapan yang bebas buang air besar sembarangan. “Ini baru kelurahan yang ke 20,” ucapnya.
Dio berharap nantinya semua kelurahan di Balikpapan bisa terbebas dari buang air besar sembarangan. Namun pihaknya terkendala pada daerah-daerah pesisir pantai seperti Baru Ulu, Margasari, Klandasan Ulu.

“Di pesisir pantai itu butuh teknologi sendiri seperti menggunakan teknologi komunal yang mana itu merupakan ranahnya DPU dan Disperkim. Sehingga kami harus bekerja sama, begitu juga kontur pemukiman di Balikpapan, tidak sama. Ada yang lereng bukit dan di atas air,” tandasnya.

Fredy Janu/Kpfm

Article Categories:
News

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *