background img

450 PRAJURIT BERTOLAK KE PAPUA

3 months ago written by

KPFM BALIKPAPAN – Menggunakan KRI Tanjung Kambani, 450 prajurit Batalyon Infanteri Raider 600/Modang milik Komando Daerah Militer (Kodam) VI/Mulawarman berlayar meninggalkan Pelabuhan Semayang Balikpapan, Sabtu (14/5) kemarin.
Tujuan pelayaran adalah Papua. Namun, kapal tak langsung ke Tanah Mutiara Hitam -julukan Papua- tersebut. Lebih dulu menuju Ambon, Maluku untuk transit, sebelum akhirnya kembali berlabuh. Diperkirakan baru tiba di Papua pada 22 Mei 2022 nanti.
Pangdam VI/Mulawarman Mayor Jenderal TNI Teguh Pudjo Rumekso mengatakan, keberangkatan ratusan prajurit ini untuk menggantikan satuan tugas marinir, yang juga baru tiba di Pelabuhan Semayang.
Di Papua, para prajurit akan bertugas selama kurang lebih sembilan bulan di empat kabupaten. Yakni di Kabupaten Merauke, Mappi, Asmat, dan Kabupaten Yahukimo.
“Mereka membantu satgas organik di sana, Kodim dengan Koramil. Dengan pola operasi teritorial. Dalam rangka menciptakan ketenteraman dan rasa aman pada masyarakat, khususnya masyarakat Papua,” kata Teguh kepada awak media.
Teguh berharap agar penugasan ini dapat disikapi secara arif dan bijaksana oleh seluruh prajurit. Ini adalah tugas negara yang menuntut totalitas dalam pelaksanaannya, guna menjaga stabilitas keamanan di wilayah Papua.
Seluruh personel juga diingatkan agar benar-benar menguasai kemampuan teknis dan taktis dalam menghadapi persoalan di daerah penugasan Papua.
“Dihadapkan pada perkembangan situasi di wilayah yang memiliki kompleksitas dan dinamika yang cukup tinggi tersebut, dituntut kesiapsiagaan dan kewaspadaan yang tinggi pula dari seluruh prajurit Satgas Yonif Raider 600/Modang,” ungkapnya.
Sebelumnya, para prajurit sudah melakukan banyak persiapan sejak enam bulan lalu. “Latihan mulai dari latihan tugas hingga melakukan pelatihan tambahan pra tugas selama dua Minggu untuk memantapkan kesiapannya,” ucap Teguh.

Fredy Janu/Kpfm

Article Categories:
News

Leave a Comment

Your email address will not be published.