background img

4 RIBU DOSIS KEMBALI DIBERIKAN UNTUK PELAJAR

2 weeks ago written by

KPFM BALIKPAPAN – Meski masih harus menjalankan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level empat, Pemkot Balikpapan tetap menggencarkan vaksinasi Covid-19 bagi kelompok pelajar usia 12-17 tahun.

Upaya ini diharapkan mendukung terwujudnya kekebalan komunitas sehingga pembelajaran tatap muka (PTM) dapat berjalan dengan lancar jika sudah diizinkan. Sekaligus mengurangi kekhawatiran penularan Covid-19 pada kelompok pelajar.
Senin pagi, 6 September 2021, giliran 200 pelajar di SMP Negeri 12 Balikpapan yang disuntik vaksin. Giat tersebut digagas oleh Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Kelas ll Balikpapan.

Selain di sekolah itu, penyuntikan juga bakal dilakukan di sekolah lain yang lokasinya di sekitar kawasan Telaga Sari, Balikpapan Kota. Total empat ribu dosis yang disiapkan oleh KKP.

“Kami siapkan empat ribu dosis, sesuai data yang disampaikan oleh Dinas Kesehatan ada sekitar empat ribu anak sekolah yang belum divaksin di wilayah Telaga Sari ini,” kata Kepala KKP Kelas II Balikpapan M Zainul Mukhorobin.

Kepala Dinas Kesehatan Kota (DKK) Balikpapan Andi Sri Juliarty mengapresiasi atas kontribusi dari KKP Kelas ll Balikpapan yang telah memberikan empat ribu dosis vaksin Covid-19 kepada para pelajar.

Hal tersebut tentu sangat membantu untuk percepatan program vaksnasi khususnya bagi pelajar usia 12-17 tahun yang ada di Kota Balikpapan. Sebab sejauh ini pencapaiannya masih sangat rendah.

“Pencapaian vaksinasi pelajar untuk dosis satu baru 17,7 persen atau sebanyak 11.573 dari total sasaran sekitar 68.176. Dengan tambahan empat ribu ini maka jumlahnya sudah 15.573 yang divaksin,” ungkapnya.

Untuk mencapai seratus persen, lanjut wanita yang akrab disapa Dio itu, tergantung pada ketersediaan vaksin. Sebab sejauh ini para pelajar sangat antusias untuk disuntik.

“Mereka senang bisa divaksin dan berharap agar bisa segera dilaksanakan pembelajaran tatap muka. Sejauh ini untuk vaksinasi pelajar juga belum ada laporan Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI),” ucap Dio.

Fredy Janu/Kpfm

Article Categories:
News

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *