background img

4 MAHASISWA PENDEMO TERLUKA

4 weeks ago written by

KPFM BALIKPAPAN – Aksi unjuk rasa yang dilakukan oleh ratusan mahasiswa di Kota Balikpapan akhirnya dipukul mundur aparat kepolisian.

Dalam aksi penolakan kenaikan harga BBM tersebut, mahasiswa yang telah berunjuk rasa dari pukul 14.00 Wita, masuk ke halaman parkir Balai Kota Balikpapan, pukul 16.00 Wita, setelah sempat istirahat salat ashar.

Pukul 18.00 Wita, mahasiswa yang telah berada halaman parkir mencoba masuk ke halaman Balai Kota, dengan menerobos barisan aparat yang berjaga.

Aksi dorong-dorongan antara mahasiswa dan aparat tidak terelakkan. Mobil water canon dikerahkan untuk memberikan tekanan kepada pengunjuk rasa.

Sejumlah mahasiswa akhirnya berhamburan akibat semprotan water canon. Empat mahasiswa dilaporkan terluka dan harus dibawa menggunakan ambulans untuk diberikan perawatan.

Para mahasiswa akhirnya bisa dikendalikan, setelah Kapolresta Balikpapan Kombes Pol V Thirdy Hadmiarso berdiskusi dengan para koordinator pengunjuk rasa.

“Kami hanya melakukan pengamanan, tidak ada yang ditangkap,” ucap Kapolresta singkat menjawab pertanyaan wartawan, Kamis (8/9) sore.

Dalam aksinya ini, Wali Kota Balikpapan Rahmad Mas’ud tidak bisa hadir untuk menemui pengunjuk rasa karena menghadiri rangkaian kegiatan Haornas 2022 yang dipusatkan di Kota Balikpapan.

(MAULANA/KPFM)

Article Categories:
News

Leave a Comment

Your email address will not be published.