background img

37 POSITIF, 31 SELESAI ISOLASI MANDIRI

1 year ago written by

KPFM BALIKPAPAN – Kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Kota Balikpapan terus bertambah di setiap harinya. Pada Selasa (11/8), sebanyak 37 kasus positif diperoleh Gugus Tugas Covid-19 Kota Balikpapan.

Penambahan tersebut diumumkan langsung oleh Kepala Dinas Kesehatan Kota (DKK) Balikpapan Andi Sri Juliarty saat penyampaian update harian wabah Corona di Balikpapan, Selasa (11/8) sore.
Ada pun rincian 37 kasus baru tersebut, di antaranya BPN787 hingga BPN794 adalah pasien dengan gejala yang masuk dan dirawat serta terkonfirmasi positif di RSKD.

Kemudian BPN795, BPN803 dan BPN818, juga pasien yang datang dengan keluhan sakit dan terkonfirmasi swab positif di RSUD Beriman.
Selanjutnya BPN797 sampai BPN799 adalah pasien yang datang dengan keluhan sakit dan swab positif dirawat di rumah sakit Restu Ibu Balikpapan.

“Berikutnya BPN807, BPN810, BPN811 adalah pasien dengan keluhan sakit swab positif dirawat di rumah sakit Siloam. Serta BPN812 sampai BPN815 adalah pasien yang datang dengan keluhan sakit diswab positif dan dirawat di rumah sakit Hermina Balikpapan,” katanya.

Pasien positif lainnya, lanjut wanita yang akrab disapa Dio itu, BPN816 dan BPN817 merupakan pasien yang datang dengan keluhan sakit. Swab positif dirawat di rumah sakit Bhayangkara.

Kemudian BPN815 sampai BPN818 dan BPN821 adalah pasien yang terkonfirmasi positif melakukan pemeriksaan secara mandiri. Saat ini mereka juga melakukan isolasi mandiri.

Dan terdapat dua kasus terkonfirmasi positif yang merupakan lanjutan tracking dari BPN510. Yakni BPN805 dan BPN806 asal Tarakan. Serta dua kasus terkonfirmasi positif yang merupakan kontak erat cluster guru, yaitu BPN808 dan BPN819.

“Kemudian BPN809 adalah tracking kontak Balikpapan BPN427. Dan BPN820 adalah kasus dengan riwayat mengikuti screening. BPN822 adalah kontak erat dari BPN586, serta BPN823 adalah kontak erat BPN715,” ujarnya.

Kabar baiknya, terdapat penambahan sebanyak 31 kasus yang selesai isolasi mandiri dan selesai dirawat.
“Dari 31 kasus ini adalah pasien-pasien swab massal BNI. Lebih banyak tenaga medis RSUD Beriman,” ungkapnya.
Sementara itu terdapat penambahan dua kasus probable. Artinya hasil swab belum keluar namun keduanya telah meninggal dunia.

“Dua pasien itu, pertama perempuan 69 tahun meninggal 10 Agustus 2020 pukul 19.45 di RSUD Beriman. Dan yang ke dua laki-laki 49 tahun meninggal tanggal 11 Agustus pukul 01.44 Wita di RSKD. Kami masih menunggu hasil swab,” ucap Dio.Fredy Janu/Kpfm

Article Categories:
News

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *