background img

3 WARGA BALIKPAPAN SATRONI 8 MINI MARKET DI BERAU

2 weeks ago written by

KPFM BALIKPAPAN – Tiga oknum warga Kota Balikpapan diringkus oleh jajaran Satuan Reserse Kriminal Polres Berau, lantaran melakukan aksi pencurian di delapan minimarket di sana.
Ketiganya ditangkap di Jalan Niaga, Kelurahan Bugis Kecamatan Tanjung Redeb, pada Senin (1/8) pukul 14.00 Wita. Sebelumnya pada pukul 11.00 Wita, mereka beraksi di salah satu minimarket di Teluk Bayur.

Kabid Humas Polda Kaltim Kombes Pol Yusuf Sutejo membenarkan adanya penangkapan tersebut. Dia menjelaskan, pengungkapan kasus berawal dari laporan seorang pemilik minimarket di Kecamatan Teluk Bayur ke Tim Resmob Satreskrim Polres Berau. Terkait kasus pencurian di toko miliknya.

“Dalam laporannya, ada seorang laki-laki dan dua perempuan yang terlihat melalui CCTV minimarket sedang mencuri barang,” kata Yusuf melalui pesan WhatsApp, Kamis (4/8).
Berbekal laporan tersebut, aparat dikerahkan untuk melakukan penyelidikan di lokasi. Dari penyelidikan itu, para pelaku akhirnya berhasil ditangkap di sebuah rumah di Jalan Niaga. Ketiga pelaku masing-masing berinisial AB, FI dan LJ.

“Ketiganya merupakan warga Kota Balikpapan. Dua orang merupakan pasangan suami istri, sementara satunya merupakan tetangga. Mereka di Berau tinggal di rumah keluarganya di Jalan Niaga,” jelas Yusuf.

Dari pengakuan tersangka, lanjut Yusuf, para tersangka rupanya baru melakukan aksinya selama dua hari dan telah menyatroni sedikitnya delapan minimarket di wilayah hukum Polres Berau.
Untuk barang-barang yang dicuri, berupa sembako seperti susu, sampo, makanan ringan, roti, kosmetik dan lainnya. “Hasil curian tersebut, nantinya akan dijual kembali di Balikpapan,” tuturnya.

Dalam melancarkan aksinya, ketiga tersangka berbagi peran. Sang lelaki bertugas memantau situasi dalam minimarket. Sementara dua tersangka perempuan mengambil barang dan masukan dalam daster yang dikenakan.

“Yang dua perempuan ini pakai daster. Barang yang diambil dimasukkan di dalamnya,” ucap Yusuf.
Ketiga tersangka saat ini ditahan di Polres Berau untuk menjalani proses hukum lebih lanjut. Sedangkan untuk kerugian akibat pencurian tersebut mencapai Rp 15 juta.

“Atas perbuatannya, para pelaku dijerat dengan Pasal 363 KUHP Tentang Pencurian dengan ancaman hukuman penjara paling lama tujuh tahun,” tandasnya.

Fredy Janu/Kpfm

Article Categories:
News

Leave a Comment

Your email address will not be published.