background img

2 RUMAH LUDES JELANG SAHUR

2 months ago written by

KPFM BALIKPAPAN – Kebakaran terjadi di kawasan Stal Kuda RT 26 Kelurahan Damai Bahagia, Balikpapan Selatan (Balsel), Sabtu (24/4) dini hari sekira pukul 02.15 Wita.

Ini merupakan peristiwa kebakaran pertama terjadi di bulan suci Ramadan 2021. Data yang dihimpun, sekitar dua rumah hangus terbakar dan satu terdampak dalam kejadian tersebut.

Menurut saksi Sulastri warga RT 26 yang tak jauh dari lokasi kebakaran mengatakan, saat kejadian ia tertidur lelap. Ia pun dibangunkan kakak, dan melihat api sudah membesar.

“Saya dibanguni kakak jam 2 lewat. Saya lihat itu api sudah besar depan rumah, jadi kami langsung menyelamatkan diri dulu sama anak-anak,” katanya.
Kabid Kebencanaan dan Kedaruratan BPBD Kota Balikpapan Usman Ali menuturkan, api baru bisa dikuasai satu jam kemudian lantaran lokasi kebakaran berada di dalam gang sempit.

“Kami datang api sudah besar, lokasinya agak ke dalam dan jalannya sempit. Jadi butuh selang panjang untuk masuk. Sekitar satu jam api baru bisa pendinginan. Ada dua rumah warga terbakar dan satu rumah terkena imbas,” ungkapnya.

Dalam peristiwa ini, pihaknya menerjunkan unit pemadam dari UPTD Balikpapan Kota, Utara dan Selatan serta dibantu oleh unit Brimob, dan instansi lainnya.

“Untuk penyebabnya kami belum tahu, biar nanti dari kepolisian yang berwenang,” tuturnya.

TOKO MAINAN TERBAKAR

Setelah menghanguskan dua rumah di kawasan Stal Kuda, api kembali mengamuk di salah satu ruko kawasan Balikpapan Baru, Sabtu (24/4) sekira pukul 07.30 Wita.

Bermula saat security blok Sentra Eropa III melihat ada kepulan asap yang keluar dari ruko yang menjual mainan anak-anak.

Saat itu, ruko dalam keadaan kosong ditinggal penghuninya. Security pun langsung melaporkan peristiwa tersebut ke Ketua RT 22.

“Setelah dapat info saya langsung kontak pemadam kebakaran serta langsung mengecek ke lokasi,” kata Jonprizal Piliang, Ketua RT 22 Damai Baru.
Setelah tiba di lokasi, warga sedikit kesulitan karena ruko yang dalam keadaan tertutup. “Terus kami gedor.

Kami lihat ada kunci yang tergantung, dan kami lihat api sudah membesar di bawah,” ucapnya.

Warga mencoba memadamkan api dengan cara manual, namun tidak maksimal. Hingga akhirnya pemadam tiba dan api dapat dikuasai sekira satu jam.

“Ada enam unit yang kami turunkan. Hampir satu jam pendinginan. Untuk penyebabnya belum tahu karena masih diselidiki kepolisian,” pungkas Kepala BPBD Kota Balikpapan, Suseno.

Fredy Janu/Kpfm

Article Categories:
News

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *