background img

2 RIBU WARGA KTP NON BALIKPAPAN DIVAKSIN

6 days ago written by

KPFM BALIKPAPAN – Sedikitnya dua ribu warga ber-KTP luar yang bekerja atau menetap di Kota Balikpapan secara bergantian mendatangi Balikpapan Sport and Covention Center (BSCC) Dome, Minggu pagi (12/9).

Kedatangan mereka untuk mengikuti vaksinasi Covid-19 yang digelar oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan melalui Dinas Kesehatan Kota (DKK) bersama Politeknik Kesehatan (Poltekkes) Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Kalimantan Timur.

Kepala DKK Balikpapan Andi Sri Juliarty mengatakan, minat masyarakat untuk divaksin sangat tinggi. Bukan hanya yang ber-KTP Balikpapan, mereka yang KTP luar dan menetap di Balikpapan juga sangat tinggi minatnya.

“Kondisi Balikpapan sebagai pintu gerbang Kaltim maka jumlah penduduk yang ber-KTP luar semakin bertambah. Oleh karena itu kami dari DKK terus berusaha mencari mitra untuk vaksinasi, dan peluang ini kita dapatkan dari Poltekkes Kemenkes Kaltim,” kata Andi Sri Juliarty.

Wanita yang akrab disapa Dio itu berharap kegiatan vaksinasi warga KTP luar ini dapat terus berlanjut dengan adanya perjanjian kerja sama antara Poltekkes Kaltim dan DKK Balikpapan. “Terima kasih kepada Poltekkes Kaltim yang telah memberi kesempatan kepada warga di Balikpapan untuk mendapatkan vaksinasi,” ujarnya.

Direktur Poltekkes Kemenkes Kaltim Supriadi menuturkan, sebanyak dua ribu dosis vaksin disiapkan dalam kegiatan ini. Diberikan kepada warga yang memiliki KTP luar Kota Balikpapan. “Hal ini untuk mendukung progran percepatan vaksinasi,” tuturnya.

Poltekkes Kaltim, lanjut Supriyadi satu dari 38 diseluruh Indonesia yang berdasarkan kedudukannya berada di bawah Kementerian Kesehatan turut serta dalam percepatan pelaksanaan vaksinasi berdasarkan surat edaran Dirjen P2P Kemenkes 24 Juni 2021 lalu.

“Salah satu isi surat edaran itu percepatan vaksinsi dilakukan dengan kerja sama TNI-Polri, KKP termasuk unit pelaksana kesehatan Kemenkes dalam hal ini Poltekkes,” ucapnya.

Pelayanan Poltekkes Kaltim yang diamanahkan dalam surat edaran itu kepada semua target sasaran tanpa memandang domisili atau tempat tinggal. “Oleh karena ini Poltekkes sentra vaksinasi diberi keleluasaan, yang penting ber-KTP. Karena semangatnya untuk mencapai target 70 persen herd immunity warga Indonesia,” tandasnya.

Fredy Janu/Kpfm

Article Categories:
News

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *