background img

2 RIBU PERSONEL UNTUK OPERASI LILIN

5 months ago written by

KPFM BALIKPAPAN – Menjelang Natal 2021 dan Tahun Baru 2022, jajaran Polda Kalimantan Timur akan menggelar Operasi Lilin 2021 pada 24 Desember 2021-2 Januari 2022.

Ditandai dengan Apel Gelar Pasukan Operasi Kepolisian Terpusat Lilin Mahakam 2021 di Lapangan Merdeka Balikpapan, Balikpapan Kota, Kamis (23/12).
Operasi ini melibatkan hampir dua ribu aparat gabungan TNI/Polri dan pemangku kepentingan lainnya. Mereka bertugas mengamankan situasi di fasilitas publik, seperti tempat ibadah, pusat perbelanjaan, dan obyek wisata.
“Jumlah personel dua ribuan dengan 66 posko. Kami melibatkan unsur gabungan seperti TNI dan unsur terkait lainnya. Mereka bakal memastikan protokol kesehatan bisa dijalankan,” kata Kapolda Kaltim Irjen Pol Herry Rudolf Nahak usai apel.
Begitu juga selama kegiatan ibadah, Kapolda tekankan agar protokol kesehatan benar-benar dijalankan. Demi terhindar dari gelombang ketiga Covid-19.
“Saya sudah minta para Kapolres di daerah untuk menyampaikan kepada pimpinan rumah ibadah agar memastikan melaksanakan prokes,” ujar Herry Rudolf Nahak.
Selain itu, pihaknya juga akan melaksanakan pengamanan di Gereja dengan unsur TNI, sekaligus melihat situasi dan kondisi dalam pelaksanaan prokes. “Sekarang fokus kita jangan sampai ada gelombang Covid-19 berikutnya. Dengan berbagai cara, kita pastikan prokes dilaksanakan itu yang utama,” tuturnya.
Gubernur Kaltim Isran Noor yang hadir pada apel tersebut menyebutkan, pemerintah tetap waspada dan melakukan sejumlah antisipasi agar tidak terjadi gelombang ketiga Covid-19.
Termasuk antisipasi masuknya varian baru Omicron. Apalagi pada periode natal dan tahun baru pergerakan manusia dipastikan bakal mengalami peningkatan.
“Sampai saat ini belum ada (Omicron) masuk Kaltim. Kita tetap antisipasi, salah satunya dengan apel yang digelar Polda Kaltim ini,” ungkap Isran Noor.
Pemerintah, lanjut Isran, tak ingin lonjakan kasus pada periode Nataru tahun lalu yang mencapai 125 persen kembali terjadi tahun ini.
“Sesuai Instruksi Mendagri Nomor nomor 66 tahun 2021 agar perayaan Natal dan Tahun Baru dilaksanakan dengan menekankan pada protokol kesehatan,” ucapnya.

Fredy Janu/Kpfm

Article Categories:
News

Leave a Comment

Your email address will not be published.